Plasma XPL Coin (or simply XPL) is the native token of the Plasma blockchain, a high-performance Layer 1 network specifically designed for global stablecoin payments, especially USDT (Tether).
Why is Plasma Interesting?
In a world where stablecoins already handle trillions in volume annually, Plasma aims to be the dedicated "highway" for stablecoin payments — fast, near-zero cost (especially for USDT), scalable, and permissionless. It's ideal for:
Cross-border remittances
Merchant payments
DeFi apps heavy on stablecoins
Onboarding new users without high fees
Plasma was built to solve real-world issues like high fees and slow speeds on other chains for everyday stablecoin transactions. It positions itself as the "essential rails" for stablecoins (as mentioned by Tether's CEO Paolo Ardoino), focusing on fast, cheap (or even free) transfers.
Key Features of Plasma
Zero-fee USDT transfers — Send USDT with no gas fees (covered by the protocol/paymaster system).
High speed: Over 1,000 TPS (transactions per second) and block times around 1 second.
Full EVM compatibility — Developers can deploy Ethereum smart contracts without changes.
Support for custom gas tokens — Pay fees with other tokens besides XPL.
Institutional-grade security and focus on global payments, remittances, micropayments, and mass stablecoin adoption.
Confidential payments and deep liquidity (over $1B in USDT liquidity at launch).
Official website: https://www.plasma.to/
Blockchain explorer: plasmascan.to (or similar tools)
What is XPL Used For?
XPL isn't just another token — it has real utility in the network:
Paying gas fees for non-USDT transactions or complex smart contracts.
Staking to secure the network (Proof-of-Stake).
Rewards for validators who maintain the blockchain.
Governance and ecosystem incentives.
Tokenomics Overview (from official docs):
Initial total supply: 10,000,000,000 XPL
Allocations:
40% Ecosystem & Growth
25% Investors
25% Team
10% Public Sale (with vesting/unlock schedules)
Circulating supply varies over time due to unlocks (recent data shows around 1.8B–2.2B circulating, depending on source).
Current Price & Market Data (as of February 7, 2026)
Live price: Approximately $0.082 – $0.084 USD (slight fluctuations; up ~6% in the last 24h in some trackers, but overall down significantly in the past week).
24h trading volume: $90M – $150M+ (very active).
Market cap: Around $148M – $178M USD (ranking roughly #150–200 on major trackers like CoinMarketCap/CoinGecko).
All-time high (ATH): ~$1.68–$1.69 (reached around September 2025 during launch hype).
All-time low (ATL): Recently hit around $0.072–$0.074 (early February 2026).
Price has dropped ~95% from ATH due to broader market correction, post-hype sell-off, and volatility.
In a world where stablecoins already handle trillions in volume annually, Plasma aims to be the dedicated "highway" for stablecoin payments — fast, near-zero cost (especially for USDT), scalable, and permissionless. It's ideal for:
Cross-border remittances
Merchant payments
DeFi apps heavy on stablecoins
Onboarding new users without high fees
Plasma XPL Coin (or simply XPL) is the native token of the Plasma blockchain, a high-performance Layer 1 network specifically designed for global stablecoin payments, especially USDT (Tether).
Plasma was built to solve real-world issues like high fees and slow speeds on other chains for everyday stablecoin transactions. It positions itself as the "essential rails" for stablecoins (as mentioned by Tether's CEO Paolo Ardoino), focusing on fast, cheap (or even free) transfers.
Key Features of Plasma
Zero-fee USDT transfers — Send USDT with no gas fees (covered by the protocol/paymaster system).
High speed: Over 1,000 TPS (transactions per second) and block times around 1 second.
Full EVM compatibility — Developers can deploy Ethereum smart contracts without changes.
Support for custom gas tokens — Pay fees with other tokens besides XPL.
Institutional-grade security and focus on global payments, remittances, micropayments, and mass stablecoin adoption.
Confidential payments and deep liquidity (over $1B in USDT liquidity at launch).
Official website: https://www.plasma.to/
Blockchain explorer: plasmascan.to (or similar tools)
What is XPL Used For?
XPL isn't just another token — it has real utility in the network:
Paying gas fees for non-USDT transactions or complex smart contracts.
Staking to secure the network (Proof-of-Stake).
Rewards for validators who maintain the blockchain.
Governance and ecosystem incentives.
Tokenomics Overview (from official docs):
Initial total supply: 10,000,000,000 XPL
Allocations:
40% Ecosystem & Growth
25% Investors
25% Team
10% Public Sale (with vesting/unlock schedules)
Circulating supply varies over time due to unlocks (recent data shows around 1.8B–2.2B circulating, depending on source).
Current Price & Market Data (as of February 7, 2026)
Live price: Approximately $0.082 – $0.084 USD (slight fluctuations; up ~6% in the last 24h in some trackers, but overall down significantly in the past week).
24h trading volume: $90M – $150M+ (very active).
Market cap: Around $148M – $178M USD (ranking roughly #150–200 on major trackers like CoinMarketCap/CoinGecko).
All-time high (ATH): ~$1.68–$1.69 (reached around September 2025 during launch hype).
All-time low (ATL): Recently hit around $0.072–$0.074 (early February 2026).
Price has dropped ~95% from ATH due to broader market correction, post-hype sell-off, and volatility.
- *Jumlah Penambang*: Semakin banyak penambang yang bergabung dengan jaringan Bitcoin, semakin tinggi hash rate. - *Kekuatan Komputasi*: Peningkatan kekuatan komputasi penambang, seperti penggunaan ASIC (Application-Specific Integrated Circuit), dapat meningkatkan hash rate. - *Kesulitan Tambang*: Kesulitan tambang yang lebih tinggi dapat mempengaruhi hash rate, karena penambang perlu menggunakan lebih banyak kekuatan komputasi untuk memecahkan teka-teki kriptografi.
*Dampak Hash Rate Peak:*
- *Keamanan Jaringan*: Hash rate yang tinggi dapat meningkatkan keamanan jaringan Bitcoin, karena membuatnya lebih sulit untuk melakukan serangan 51%. - *Kesulitan Tambang*: Hash rate yang tinggi dapat meningkatkan kesulitan tambang, sehingga mempengaruhi pendapatan penambang. - *Stabilitas Jaringan*: Hash rate yang stabil dapat menjaga stabilitas jaringan Bitcoin dan memastikan bahwa transaksi diproses dengan cepat dan aman.
- *Jumlah Penambang*: Semakin banyak penambang yang bergabung dengan jaringan Bitcoin, semakin tinggi hash rate. - *Kekuatan Komputasi*: Peningkatan kekuatan komputasi penambang, seperti penggunaan ASIC (Application-Specific Integrated Circuit), dapat meningkatkan hash rate. - *Kesulitan Tambang*: Kesulitan tambang yang lebih tinggi dapat mempengaruhi hash rate, karena penambang perlu menggunakan lebih banyak kekuatan komputasi untuk memecahkan teka-teki kriptografi.
*Dampak Hash Rate Peak:*
- *Keamanan Jaringan*: Hash rate yang tinggi dapat meningkatkan keamanan jaringan Bitcoin, karena membuatnya lebih sulit untuk melakukan serangan 51%. - *Kesulitan Tambang*: Hash rate yang tinggi dapat meningkatkan kesulitan tambang, sehingga mempengaruhi pendapatan penambang. - *Stabilitas Jaringan*: Hash rate yang stabil dapat menjaga stabilitas jaringan Bitcoin dan memastikan bahwa transaksi diproses dengan cepat dan aman.
#CFTCCryptoSprint "CFTC Crypto Sprint" adalah inisiatif yang diluncurkan oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) AS untuk mengimplementasikan rencana Presiden Trump terkait aset digital. Tujuan utama dari "Crypto Sprint" ini adalah untuk membuat Amerika menjadi pemimpin dalam inovasi digital dan meningkatkan stabilitas keuangan dengan mengatur pasar cryptocurrency secara lebih baik.
CFTC bekerja sama dengan Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mengimplementasikan rencana ini, yang mencakup beberapa aspek penting, seperti ¹ ²: - *Tujuan CFTC Crypto Sprint*: - Mengatur perdagangan aset digital di pasar spot melalui bursa futures yang terdaftar di CFTC. - Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam perdagangan cryptocurrency. - Mengurangi risiko keuangan dan geopolitik yang terkait dengan cryptocurrency. - *Kerja Sama dengan SEC*: - CFTC dan SEC bekerja sama untuk memberikan kejelasan regulasi bagi bisnis dan pengguna cryptocurrency. - Kedua lembaga ini juga akan menciptakan "regulatory sandbox" untuk memfasilitasi inovasi dalam industri cryptocurrency. - *Rekomendasi White House*: - Memberikan CFTC otoritas untuk mengatur pasar spot untuk aset digital non-sekuritas. - Mengizinkan pertukaran, kustodian, dan layanan broker untuk beroperasi dalam satu antarmuka pengguna.
Dengan kerja sama ini, CFTC dan SEC bertujuan untuk menciptakan lingkungan regulasi yang lebih jelas dan kondusif bagi inovasi dalam industri cryptocurrency di AS ¹ ³.
"CFTC Crypto Sprint" adalah inisiatif yang diluncurkan oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC) AS untuk mengimplementasikan rencana Presiden Trump terkait aset digital. Tujuan utama dari "Crypto Sprint" ini adalah untuk membuat Amerika menjadi pemimpin dalam inovasi digital dan meningkatkan stabilitas keuangan dengan mengatur pasar cryptocurrency secara lebih baik.
CFTC bekerja sama dengan Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mengimplementasikan rencana ini, yang mencakup beberapa aspek penting, seperti ¹ ²: - *Tujuan CFTC Crypto Sprint*: - Mengatur perdagangan aset digital di pasar spot melalui bursa futures yang terdaftar di CFTC. - Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam perdagangan cryptocurrency. - Mengurangi risiko keuangan dan geopolitik yang terkait dengan cryptocurrency. - *Kerja Sama dengan SEC*: - CFTC dan SEC bekerja sama untuk memberikan kejelasan regulasi bagi bisnis dan pengguna cryptocurrency. - Kedua lembaga ini juga akan menciptakan "regulatory sandbox" untuk memfasilitasi inovasi dalam industri cryptocurrency. - *Rekomendasi White House*: - Memberikan CFTC otoritas untuk mengatur pasar spot untuk aset digital non-sekuritas. - Mengizinkan pertukaran, kustodian, dan layanan broker untuk beroperasi dalam satu antarmuka pengguna.
Dengan kerja sama ini, CFTC dan SEC bertujuan untuk menciptakan lingkungan regulasi yang lebih jelas dan kondusif bagi inovasi dalam industri cryptocurrency di AS ¹ ³.