๐จ Emas baru saja mengalami minggu TERBURUKnya sejak 1983. Turun 11% dalam 7 hari.
Dan inilah ironi yang sakit, ada PERANG yang terjadi SAAT INI.
Perang di Timur Tengah. Minyak di atas $100. Inflasi meroket.
Emas seharusnya MENINGKAT.
Sebaliknya, harganya turun dari $5,589 โ $4,490
๐
Inilah sebabnya:
Perang di Iran membuat harga energi melambung, memaksa bank sentral untuk mempertimbangkan pemotongan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi = emas tertekan.
Minyak di atas $100 memicu ketakutan inflasi. The Fed tetap ketat. Dolar yang lebih kuat membuat emas mahal bagi setiap pembeli di luar AS.
Pedagang kertas yang membuang posisi terleveraj melakukan sisanya. Pembeli fisik? Masih membeli. Dua pasar. Cerita yang berlawanan.
Tapi inilah sisi lain ๐
JPMorgan masih menargetkan $6,300 pada akhir tahun. Deutsche Bank mempertahankan $6,000. Keduanya tidak mengubah target mereka.
Emas melonjak 65% pada tahun 2025. Kekuatan struktural itu belum berubah.
Terakhir kali emas jatuh sekeras ini, harganya naik 50% pada tahun berikutnya.
๐ฌ Jujurlah:
๐ข Mengisi tas di $4,500 ๐ด Menunggu di $3,800