Ini semula adalah rumah aman, sayangnya keserakahan yang lahir karenanya, berakhir dengan kesedihan yang getir. Ingin mundur, sudah tiada batas; tersisa tak lebih dari satu-dua keterampilan. Mau tak mau aku harus maju lagi. Pasar panjang dan pendek pada dasarnya tak berwujud; sejak awal kita hidup di tepi mata pedang. Bermimpi suatu hari akan tersadar, dan nanti para generasi muda akan punya waktu luang. Tunggu aku membentuk ulang hari esok—aku akan mengangkat gelas anggur dan berkata padamu!