Aspek "FOMO" dalam trading yang tidak pernah dibagikan siapa pun kepadamu. Di balik itu ada mekanisme bawah sadar yang halus, berakar pada sifat dasar manusia. Artikel ini hanya membahasnya dalam konteks trading. Di balik itu ada mekanisme bawah sadar yang halus, berakar pada sifat dasar manusia. Saat trader biasa mengalami beberapa transaksi yang rugi, ia jatuh ke keadaan merasa terluka, merasa kehilangan, dan merasa dikhianati. Saat sinyal berikutnya muncul, ia ragu dan menunda sampai ia menyadari bahwa trading ini berjalan sangat baik, tetapi ia tidak memiliki posisi yang terbuka di pasar. Saat sebuah trading rugi, trader biasa bisa menyalahkan pasar, berita, analisis orang lain, dll. untuk meminimalkan dampak psikologis. Namun ketika sebuah trading benar dan ia tetap tidak mendapat keuntungan darinya, tidak ada yang bisa disalahkan selain dirinya sendiri. Dengan memikul tanggung jawab penuh, dan kekecewaan karena melewatkan profit, itu menimbulkan kerugian psikologis yang sangat besar. Mengapa rasa sakit dari trading yang rugi jauh lebih terasa ringan dibanding rasa sakit karena melewatkan profit, hanya karena sesaat ragu? Rasa sakit karena rugi hanya kehilangan uang—sebuah hal yang bisa disalahkan pada faktor di luar—sehingga ego terlindungi. Rasa sakit karena melewatkan (profit) adalah kehilangan uang (yang seharusnya bisa diperoleh), serta harus mengakui bahwa ia salah—serangan langsung terhadap ego. Pada titik ini, mekanisme penghindaran rasa sakit dalam sifat manusia mengambil alih emosinya, mendorongnya untuk masuk ke pasar setelah harga bergerak cukup jauh. Itu bisa berupa trading mengejar harga, atau trading untuk menangkap bagian bawah/puncak, trading melawan arah. Jika itu menang, tentu kreditnya jatuh padanya dan semua dampak psikologis hilang. Jika itu kalah, bukan karena dia—melainkan karena pasar, berita, manipulasi, apa pun yang berada di luar dirinya. Dalam pandangan ini, takut melewatkan (FOMO) hanyalah lapisan permukaan. Keserakahan bukan akar penyebab FOMO, karena para trader tetap melakukan FOMO bahkan setelah berkali-kali rugi. Mekanisme halus untuk menghindari rasa sakit psikologis adalah kekuatan nyata yang mendorong trader biasa untuk "FOMO" lagi dan lagi—perdagangan demi perdagangan—dalam siklus yang kejam. Selamat akhir pekan ya guys!
Berdagang dalam diam ternyata terasa lebih baik (dan tampaknya lebih efektif) daripada membagikan trading dengan komunitas. Saya sudah memikirkannya dengan saksama, tetapi saya sepertinya belum menangkap nuansa halus dari perbedaan ini. #trading #Crypto
Sepertinya gelombang kecil Elliott 5 sudah selesai. Selamat. Lima gelombang kecil ini tampak seperti gelombang 3 dari pola Eliot yang lebih besar. Jika benar, masih ada banyak ruang untuk momentum naik. Namun, jaga dana kamu. $AVA #Eliotwave