🎙️ Siapa GOAT-nya?
Apapun GOAT-mu, apakah itu CR7, Messi, atau Neymar, mereka mungkin akan pensiun setelah Piala Dunia kali ini! Mari kita hormati legenda dan bangun GOAT bersama!
Percaya bahwa ada kekuatan yang membawa orang melewati kegelapan, dan iterasi memberikan arah yang mendekati kenyataan. Orang yang benar-benar bisa melangkah jauh, bukan karena tidak pernah membuat kesalahan, tetapi karena selalu percaya pada diri sendiri, sambil terus memperbaiki diri.
Pujian orang lain terhadapmu belum tentu merupakan pengakuan yang sebenarnya; ketika dia mulai mempelajari kamu, meniru kamu, bahkan merasa cemburu karena kamu, itulah saatnya nilai dirimu benar-benar mempengaruhi dia.
Sebagian besar teman adalah rekan di tahap kehidupan tertentu. Ketika pemahaman, lingkungan, karir, keluarga, dan tujuan seseorang berubah, hubungan antar individu juga akan secara alami menyesuaikan.
Hidup perlu iterasi, begitu juga dengan lingkaran pertemanan. Yang benar-benar penting bukanlah memaksakan untuk mempertahankan semua orang, tetapi terus-menerus bertemu dengan rekan-rekan baru di jalan yang dilalui.
🎙️ 🧀CheesePad🎙️ AMA Langsung🎙️ Obrolan Terbuka tentang Cryptocurrency dan Piala Dunia⚽️ IPO Terbesar SpaceX di Alam Semesta~ Siapa GOAT🏆 di Piala Dunia?
Di dunia ini banyak hal yang bisa didapatkan dengan usaha, tapi hanya memiliki teman atau pasangan yang setia dan penuh kasih sayang membutuhkan sedikit keberuntungan.
Di jalan menuju sukses, ada bintang keberuntungan yang menyembuhkan semua kecemasanmu, eh, itu adalah teman baik yang setia.
Steve Jobs pernah bilang di sebuah wawancara: "Gue suka banget bergaul sama orang-orang pinter, karena nggak perlu mikirin harga diri mereka.
"Jurnalis itu nanya balik: "Orang pinter nggak punya harga diri, ya?
"Steve Jobs jelasin: "Orang pinter lebih fokus sama pertumbuhan diri mereka, terus-terusan open-minded, bukan jaga muka, bukan berusaha buktikan bahwa mereka nggak salah.
"Jadi, ciri utama orang yang pemahaman rendah adalah mereka nggak pernah bisa paham dimensi kamu.
Kamu ngomong logika, dia denger emosional; kamu jelasin struktur, dia mikir apakah kamu merendahkan dia.
Ngobrol sama orang yang pemahaman rendah itu bener-bener menguras energi, karena kalian nggak ada di frekuensi yang sama.
Kamu nyoba ngasih argumen, dia malah main kartu emosional; kamu analisis sebab-akibat, dia nanya apa kamu terlalu dingin. Akhirnya kamu harus nyerah buat komunikasi.
Kamu berusaha bangkitin pikiran yang nggak bisa introspeksi, itu sendiri udah sia-sia.
Orang yang pemahaman rendah nggak bisa bedain fakta dan pendapat, mereka bakal pakai emosi dan bias mereka untuk ambil kesimpulan tentang dunia ini.