Trading dengan mata uang digital, sabar yang indah, Allah tempat memohon pertolongan
Sayangku pemula, tidak ada trader yang pasti untung berulang kali, dan tidak ada mata uang yang benar-benar tetap nilainya, juga tidak ada keberuntungan berlebih. Ketika kamu masuk pasar, pastikan sepenuhnya bahwa kamu sedang mengambil risiko—kemungkinan kamu bisa untung atau bisa rugi—semuanya atas kehendak Allah. Tidak ada yang tahu pasti apakah pasar akan naik atau turun. Kalau memang ada sesuatu seperti itu, tentu hari ini orang-orang terkaya di dunia adalah para trader. Namun saya sarankan agar kamu jangan menginvestasikan modal asli yang kamu butuhkan, tetapi gunakan kelebihan yang kamu mampu tanpanya. Jika kamu untung, itu lebih baik; jika kamu rugi, itu tidak akan terlalu memengaruhimu. Selalu bersikap sabar, percaya diri, dan pilih waktu yang tepat di tempat yang tepat. Hari ini bisa rugi, besok bisa untung—begitulah rutinitas trading. Kamu wahai pembaca yang terhormat, seperti ikan kecil yang mudah menjadi mangsa setiap saat, tetapi kamu tidak tahu kapan. Karena itu, jadilah nelayan, bukan mangsa. Jangan makan setiap hari sampai kembung—dan timbanglah antara kerugian dan keuntungan. Sekali lagi, jangan trading dengan uang yang kamu butuhkan untuk kebutuhan hidup sehari-harimu, tetapi tradinglah dengan kelebihan dan keuntungan yang sudah kamu dapatkan, meskipun jumlahnya kecil. Jauhilah, jauhilah sikap tamak. Karena tamak dapat membutakan hati, mengacaukan fokus, meningkatkan detak jantung, dan membuatmu tergoda oleh harapan-harapan yang semu. Jika terjadi, kamu akan merasa kelelahan secara psikologis; jika tidak terjadi, kamu akan merasa kelelahan secara psikologis juga. Dan salam sejahtera atas kalian serta rahmat dan berkah Allah. Saudaramu karena Allah—pemula—dan telah kehilangan setengah dari hartanya, dan sekarang dia mulai belajar dari pelajaran tersebut, menyeimbangkan diri, serta pulih. Alhamdulillah ♥️