Setelah membaca Proof of Work dan Retainability dalam SocialFi: Seperti Apa Validasi yang Sesungguhnya (Bagian 1), gagasan yang paling melekat pada saya adalah bahwa partisipasi tidak boleh disamakan dengan kontribusi.
Untuk waktu yang lama, banyak sistem hadiah di Web3 mengukur keberhasilan hanya dari aktivitas sederhana. Semakin banyak tugas yang diselesaikan, semakin tinggi hadiahnya. Meskipun pendekatan ini mudah untuk diskalakan, pendekatan ini sering mendorong perilaku berulang alih-alih pekerjaan yang bermakna. Artikel tersebut memberikan argumen yang kuat bahwa SocialFi perlu melangkah lebih jauh dari sekadar menghitung tindakan dan mulai mengakui dampak nyata.
Perbedaan antara Proof of Work dan Proof of Activity sangat penting. Activity memberi tahu kita bahwa seseorang hadir, tetapi tidak memberi tahu apakah mereka membantu proyek untuk berkembang. Proof of Work berfokus pada nilai yang diciptakan melalui riset, ide-ide orisinal, komunikasi yang penuh pertimbangan, dan hasil yang dapat diukur. Perbedaan inilah yang membedakan komunitas yang berkelanjutan dari komunitas yang digerakkan semata oleh insentif.
Pengalaman pribadi saya dengan Social Mining mencerminkan hal ini. Saat pertama kali bergabung dengan kampanye, saya percaya bahwa konsistensi saja sudah cukup. Ketika saya menghabiskan lebih banyak waktu untuk berpartisipasi, saya menyadari bahwa postingan yang benar-benar memicu diskusi adalah yang selalu saya investasikan waktu untuk memahami proyek tersebut sebelum menulis. Posting tersebut menghasilkan percakapan yang lebih baik, keterlibatan yang lebih kuat, dan membantu saya berkembang baik sebagai kreator maupun pembelajar. Dari situ saya belajar bahwa kualitas biasanya menciptakan peluang yang tidak bisa dihasilkan oleh aktivitas semata.
Konsep lain yang saya hargai adalah kerangka kerja validasi tiga tahap dari DAO Labs. Menilai kontribusi itu sendiri, bagaimana komunitas meresponsnya, dan dampak jangka panjangnya menghasilkan evaluasi yang jauh lebih adil dibanding hanya mengandalkan metrik keterlibatan dasar. Kerangka ini memberi penghargaan kepada kreator yang secara konsisten menambah nilai sekaligus membuat partisipasi berupaya rendah lebih sulit untuk mendominasi ekosistem.