🚨Logam mulia ini menuju penurunan mingguan terbesar sejak Juni, setelah merosot hingga 1,2 % 📉 dan diperdagangkan di sekitar US$3.975 per ons, level terendah sejak Juli. Penurunan ini terjadi di tengah lonjakan harga minyak mentah Brent, yang menembus US$115 per barel, serta meningkatnya kekhawatiran inflasi di Amerika Serikat beberapa hari sebelum pertemuan Federal Reserve (Fed) berikutnya.💼
PENYEBAB PENURUNAN HARGA EMAS
Menurut Ryan McKay, ahli strategi senior komoditas di TD Securities, emas “terjebak dalam keengganan terhadap risiko”🚨 karena kenaikan harga energi dan ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tariknya sebagai aset lindung nilai. Kepercayaan konsumen AS turun ke level terendah dalam lima bulan, memperkuat persepsi tekanan inflasi.
Kenaikan imbal hasil obligasi Treasury🧧, yang didorong oleh peralihan modal ke aset aman berupa utang AS, juga menekan harga emas, karena logam ini cenderung kehilangan nilai saat imbal hasil naik.