Perdagangan Valas vs. Mata Uang Kripto: Memahami Perbedaannya
Perdagangan valas dan mata uang kripto melibatkan pertukaran mata uang. Namun, masing-masing memiliki ciri khas dan kelebihannya masing-masing. Mari kita selidiki perbedaan utama antara keduanya.
Ukuran Pasar dan Likuiditas
Perdagangan valas, yang melibatkan pertukaran mata uang fiat, saat ini merupakan pasar terbesar dan paling likuid di dunia, dengan volume perdagangan harian melebihi $6 triliun. Likuiditas ini memastikan bahwa pedagang dapat membeli dan menjual mata uang secara instan.
Di sisi lain, pasar mata uang kripto, meski jauh lebih kecil, telah mengalami pertumbuhan eksplosif selama dekade terakhir. Pada pembaruan terakhir saya pada tahun 2021, volume perdagangan harian mata uang kripto seringkali melebihi $100 miliar. Meskipun kurang likuid dibandingkan valas, ini lebih dari cukup bagi rata-rata investor ritel.
🔍 Menavigasi lanskap kripto yang selalu berubah? Dalam artikel terbaru saya, saya mempelajari 4 sektor kripto teratas yang siap untuk memicu musim altcoin pada tahun 2023. Temukan potensi transformatif dari solusi Lapisan 2, penyimpanan terdesentralisasi, game/metaverse/play-to-earn, dan identitas terdesentralisasi.
Bekali diri Anda dengan pengetahuan untuk tetap selangkah lebih maju dalam permainan kripto dan maksimalkan keuntungan Anda. Bergabunglah dengan saya dalam menjelajahi masa depan kripto hari ini!
💥🚀 Jangan sampai ketinggalan!
Baca artikel selengkapnya di sini: https://www.binance.com/en/feed/post/690900?ref=65328452&utm_medium=web_share_copy
Melepaskan Potensi Crypto: 4 Sektor Booming Teratas Akan Menyalakan Musim Altcoin 2023
Menjelang pertengahan tahun, pasar mata uang kripto telah mengalami reli Bitcoin yang kuat, membuat altcoin kesulitan untuk mengikutinya. Namun, beberapa saham terkemuka terus membukukan keuntungan, sehingga memicu minat dan spekulasi investor. Mengapa? Mereka memanfaatkan narasi mata uang kripto saat ini, mulai dari AI dan liquid staking hingga bursa terdesentralisasi (DEX) dan koin meme.
Namun, saat kita mengamati pasang surut pasar mata uang digital, ada satu pertanyaan yang muncul: Sektor kripto mana yang paling menjanjikan keuntungan signifikan ketika musim altcoin berikutnya dimulai?
Bitcoin tidak akan mencapai $12K. Inilah alasannya?
Pada tahun 2020, sejumlah besar uang dicetak (Gambar Pertama), yang sering kali masuk ke pasar, termasuk kripto.
Uang Cetak
Mengharapkan Bitcoin $12,000 sekarang tampaknya tidak realistis. Tapi mari kita gali lebih dalam. Kita harus mempertimbangkan pengukuran uang M1 dan M2. M1 mencakup uang yang mudah dibelanjakan, sedangkan M2 mencakup M1 dan aset yang kurang likuid.
Melihat grafik Bitcoin (Gambar Kedua), banyak ahli menyarankan menunggu level $12K. Namun, membandingkan BTCUSD dengan WM2NS (jumlah uang beredar M2 AS) mengungkapkan hubungan Bitcoin dengan jumlah uang beredar secara keseluruhan dan perannya sebagai lindung nilai inflasi (Gambar Ketiga).
Hai semuanya! 👋 Saya mendapat banyak pertanyaan tentang perdagangan kuantitas akhir-akhir ini, jadi saya pikir saya akan menulis artikel singkat untuk memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang apa itu perdagangan kuantitas dan mengapa ini menjadi semakin populer di kalangan pedagang. Ayo selami! 🌊
Perdagangan kuantitas, kependekan dari perdagangan kuantitatif, adalah pendekatan sistematis untuk memperdagangkan pasar keuangan menggunakan model matematika, algoritme, dan teknik statistik tingkat lanjut untuk mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang perdagangan. 📈
Salah satu aspek kunci dari perdagangan kuantitas adalah mengembangkan dan melaksanakan strategi perdagangan berdasarkan data historis dan real-time. Dengan menggunakan program komputer untuk mengotomatiskan proses pembelian dan penjualan, pedagang kuantitas dapat mengambil keputusan dengan lebih efisien dan mengurangi dampak emosi dan bias manusia terhadap perdagangan mereka. 🖥️