CME Group dan Intercontinental Exchange (ICE) mendesak regulator AS untuk lebih memperhatikan Hyperliquid, sebuah platform trading crypto yang mereka deskripsikan beroperasi tanpa pengawasan yang tepat. Mereka berargumen bahwa aktivitas di platform ini—terutama yang berkaitan dengan trading minyak—dapat mempengaruhi harga minyak global dan menciptakan risiko seperti manipulasi pasar dan paparan terkait sanksi.
Pusat Kebijakan Hyperliquid membantah, menyebut tuduhan tersebut "tanpa dasar" dan menolak ide bahwa platform tersebut menimbulkan risiko seperti yang dijelaskan.
flowchart TD A[CME Group + ICE] --> B[Minta regulator AS untuk mengawasi Hyperliquid] B --> C[Kekhawatiran utama] C --> C1[Dampak pada harga minyak global] C --> C2[Risiko manipulasi pasar] C --> C3[Risiko sanksi / kepatuhan] D[Pusat Kebijakan Hyperliquid] --> E[Tanggapan] E --> F[Tuduhan adalah "tanpa dasar"]
Today’s News 🔥 BlackRock COO Rob Goldstein said at Binance Online that AI and digital assets will reinforce each other, potentially accelerating growth in both industries. He also noted the biggest blocker for institutional crypto adoption is still education—many institutions don’t yet understand crypto’s fundamentals or the opportunities it creates
BlackRock has filed with the U.S. SEC for a new tokenized fund structure, expanding its push into blockchain-based finance. The move builds on the momentum of BlackRock’s first tokenized fund, BUIDL, which reportedly manages around $2.3B in assets. Overall, this signals that institutional demand for tokenized real‑world assets (RWAs) is continuing to grow—and that major TradFi players are actively experimenting with on-chain fund rails.