$BTC Bitcoin mengalami pergerakan yang kuat pada awal 1 April, sempat naik di atas $68.399. Namun, ia tidak dapat mempertahankan level tersebut dalam waktu lama dan sedikit mundur menjadi sekitar $67.927. Meskipun dengan penurunan ini, ia masih berhasil tetap naik sekitar 0,25% dibandingkan dengan penutupan sebelumnya.
Para ahli mengatakan bahwa pasar kripto telah menunjukkan pemulihan kecil selama 24 jam terakhir. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh sentimen pasar yang lebih baik secara keseluruhan, karena harapan akan meredanya ketegangan geopolitik telah memberikan sedikit lebih banyak kepercayaan kepada investor secara global. Namun, para trader tetap berhati-hati karena situasi terus berkembang. #AsiaStocksPlunge #BitcoinPrices #BTC #RiseAndShineWithBitcoin #warstop
Bitcoin Memantul ke $67,800 Setelah Penurunan Pasar | Berita ETF & Tekanan Suku Bunga Memengaruhi Crypto
$BTC Bitcoin diperdagangkan sekitar $67,800 pada Senin pagi (ET), menunjukkan pemulihan kecil setelah turun menjadi sekitar $66,600 minggu lalu.
Kejatuhan sebelumnya terjadi karena reaksi "jual-berita" setelah keputusan besar oleh SEC mengenai ETF dan Federal Reserve yang mempertahankan suku bunga tidak berubah. Meskipun ini adalah perkembangan penting, banyak investor memilih untuk mengambil keuntungan, yang mendorong harga turun. Saat ini, investor AS mendapatkan sinyal campur aduk. Di satu sisi, persetujuan regulasi adalah tanda positif untuk pertumbuhan jangka panjang Bitcoin, terutama untuk produk terkait ETF. Di sisi lain, suku bunga yang tinggi dan ketegangan global masih menciptakan ketidakpastian di pasar.
Bitcoin Mempertahankan Posisi di Atas $67K Di Tengah Ketegangan Global dan Kehati-hatian Pasar
$BTC Bitcoin mengalami awal yang volatile dalam perdagangan pada 30 Maret, sempat turun sedikit di atas level $65.000 sebelum melakukan pemulihan. Cryptocurrency terkemuka ini rebound untuk diperdagangkan pada $67.557, mencatatkan kenaikan 1,26% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sentimen pasar tetap hati-hati karena ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Iran terus menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan global. Kenaikan harga minyak telah memperburuk kekhawatiran inflasi, yang menyebabkan imbal hasil obligasi meningkat. Perubahan ini telah mengurangi ekspektasi investor terhadap potensi pemotongan suku bunga, memberikan tekanan tambahan pada aset berisiko seperti cryptocurrency.
Ethereum price is trading at $2,019 on Monday. The near-term bias stays mildly bearish, with price holding below the channel’s mid-area and closer to its lower boundary than to the $2,148 top line, highlighting persistent downside pressure. The cluster of closes under the 50-day EMA near $2,160 keeps rallies capped, while the 100-day EMA, around $2,420, remains well above spot and reinforces a broader corrective phase.
Momentum has cooled, as the RSI on the daily chart at 44 drifts below the 50 midline and the MACD line trades below its signal and slips toward the zero mark, suggesting fading bullish attempts within the channel.
$BTC bitcoin is trading at $66,700 on Monday. Price holds near the lower boundary of the channel that caps rallies around $72,500 and guides a sequence of lower highs, keeping the near-term bias bearish. The pair trades well below the 50-day and 100-day Exponential Moving Averages, which are clustered above $71,000, underscoring overhead pressure and framing recent rebounds as corrective within the broader downswing.