Cadangan Bitcoin Trump Macet! Gedung Putih Mengakui “Masih Ngobrol”, Dua Kementerian Berebut Kendali
Meskipun Presiden AS Donald Trump telah menyerukan agar membangun cadangan strategis Bitcoin, sudah berlalu tepat 16 bulan, namun rencana megah tersebut hingga kini masih berada pada tahap “hanya terdengar dengungan di tangga”. Gedung Putih mengakui bahwa mengenai bagaimana menyimpan Bitcoin tersebut, saat ini masih dalam proses pembahasan; dan berdasarkan pengungkapan terbaru dari (Bloomberg), Kementerian Keuangan serta Kementerian Perdagangan juga sedang mempertimbangkan lokasi penyimpanan sebagai aset cadangan. Trump pertama kali menandatangani sebuah perintah eksekutif pada Maret 2025, yang menyatakan akan membentuk “cadangan strategis” untuk Bitcoin, sekaligus menyiapkan brankas digital bagi mata uang kripto lainnya. Sejak saat itu, lembaga-lembaga federal mulai mendata kepemilikan mata uang kripto yang dimiliki pemerintah AS (hingga kini masih menolak mengungkap angka pastinya), serta mulai menyusun rancangan rencana pembangunannya.
Apakah meme coin $TRUMP milik Trump berubah menjadi “mesin penyembelih investor ritel”? Hampir 1 juta investor merugi 3.8 miliar dolar AS
Meme coin $TRUMP yang diterbitkan dengan nama Presiden AS Donald Trump kini berubah menjadi mimpi buruk bagi banyak investor ritel. Menurut data, sejak $TRUMP diluncurkan pada Januari 2025, hampir 1 juta dompet telah terjebak. Hingga akhir Juni, total nilai kerugian yang dialami investor mencapai 3.81 miliar dolar AS. (New York Times) mengutip data dari perusahaan analitik blockchain Nansen yang menunjukkan bahwa dari sekitar 1.48 juta dompet yang pernah membeli token $TRUMP, sebanyak 989 ribu di antaranya mengalami kerugian, atau sekitar dua pertiga. Per 30 Juni, total nilai kerugian (termasuk kerugian yang telah terealisasi akibat penjualan sebenarnya, serta kerugian yang belum terealisasi di pembukuan) mencapai 38.1 miliar dolar AS.