🚨PERBEDAAN ANTARA BRIDGE CROSS-CHAIN DAN SWAP CROSS-CHAIN ••••••••••••••••••••••••••••••••••• [1] Bridge cross-chain dan swap sama-sama mengirim token Anda dari satu chain ke chain lain. Mereka tidak mengantarkan Anda dengan cara yang sama, dan perbedaannya terlihat jelas saat sesuatu berjalan salah. Bridge tradisional biasanya bekerja dengan cara mengunci aset Anda di chain asal lalu mencetak (mint) versi terbungkus (wrapped) dari aset tersebut di chain tujuan. Token terbungkus itu mewakili aset asli Anda, didukung oleh apa pun yang dikunci, tetapi itu bukan aset native itu sendiri—itulah sebabnya Anda kadang mendarat di chain tujuan dengan memegang sesuatu yang kemudian perlu Anda swap lagi untuk mengubahnya menjadi apa yang sebenarnya Anda inginkan sejak awal. [2] Sedangkan untuk cross-chain swaps, caranya berbeda. Di sini, Anda perlu menentukan aset tujuan secara langsung, dan lapisan eksekusi mengoordinasikan penyelesaian (settlement) di kedua chain untuk menghasilkan hasil yang persis dimaksud, tanpa langkah perantara berupa token terbungkus yang harus Anda kelola setelahnya. Model kustodinya juga berbeda. Bridge biasanya bergantung pada dana yang tersimpan di kontrak bridge atau dikelola oleh kustodian, sementara aset terbungkus beredar sambil mempertahankan asumsi kepercayaan yang terus berlangsung selama token terbungkus itu masih ada. Swap cross-chain yang terkoordinasi, seperti yang dijalankan STONfi melalui Omniston, dirancang dengan penyelesaian “all-or-nothing” (semuanya atau gagal). Artinya, baik kedua sisi berhasil menyelesaikan sesuai kondisi yang dikutip, atau swap gagal dan mengembalikan dana ke dompet (wallet) pengguna. $STON $GRAM
💡APA YANG TERJADI SAAT ANDA MENyetujui Koneksi KE DOMPET ANDA ••••••••••••••••••••••••••••••••••• Ini yang dilakukan dan yang tidak dilakukan👇 Menghubungkan dompet ke DEX tidak sama dengan menyerahkan kendali atas dompet Anda. Saat Anda menghubungkan, Anda mengizinkan situs tersebut melihat alamat dompet publik Anda dan, biasanya, saldo Anda. Informasi yang sama juga bisa dilihat siapa pun dengan mencari alamat itu di blockchain explorer. Belum ada yang diotorisasi. Tidak ada dana yang bisa berpindah hanya karena koneksi saja, dan tidak ada situs yang bisa bertindak atas nama Anda hanya karena bisa melihat alamat Anda. Hal yang benar-benar penting terjadi setelah Anda menyetujui penandatanganan (wallet signing). Setiap kali dApp ingin memindahkan dana Anda, menyetujui token, atau mengeksekusi swap, dApp mengirim permintaan transaksi ke dompet Anda, dan dompet Anda meminta Anda untuk meninjau serta menandatanganinya. Tanda tangan itulah izin yang sebenarnya. Menghubungkan membuka komunikasi. Menandatangani memberikan akses. Perbedaan inilah yang membuat situs phishing bekerja dengan sangat baik. dApp palsu bisa terlihat identik dengan yang asli, dan menghubunginya terasa tidak berbahaya karena, secara mekanis, memang sebagian besar begitu. Bahayanya muncul saat Anda diminta untuk menandatangani sesuatu atau menyetujui sebuah transaksi. Persetujuan dengan cakupan yang jauh lebih luas daripada yang diperlukan, atau transaksi yang tidak sesuai dengan yang Anda pikir sedang Anda lakukan. Di TON, alur ini berjalan melalui TON Connect yang menjadi standar, yang digunakan STONfi dan dApp TON lainnya untuk menghubungkan dompet tanpa pernah mengekspos seed phrase Anda. Dompet tetap dalam kendali. Situs hanya meminta satu aksi atau satu tanda tangan pada satu waktu. Jadi, pastikan untuk meneliti ke mana Anda menghubungkan dompet Anda sebelum menandatangani persetujuan. $GRAM
🚨MENGAPA SATU TOKEN BISA MEMILIKI HARGA YANG BERBEDA DI BERBAGAI DEX •••••••••••••••••••••••• Jika kamu membuka dua DEX berbeda seperti STONfi dan DEDUST untuk memeriksa pasangan token yang sama, kamu sering melihat dua harga yang sedikit berbeda. Faktanya, tidak ada satupun yang salah. Harga yang kamu lihat hanya mencerminkan kondisi masing-masing pool pada kedua DEX tersebut. Ini karena likuiditas TON tidak berada di satu DEX saja, melainkan tersebar di beberapa DEX, dengan tiap DEX menjalankan pool yang terpisah serta memiliki cadangan (reserves) yang berbeda. Sepasang token mungkin memiliki likuiditas yang cukup bagus di satu platform, tetapi hampir tidak ada di platform lain, dan harga pool tersebut menghitung perdagangan berdasarkan apa yang ada di dalamnya—bukan berdasarkan penawaran harga dari pool lain pada waktu tertentu. PERBANDINGAN HARGA DAN PILIHAN TERBAIK Di sinilah sebagian besar trader menggunakan metode koreksi manual untuk memilih harga terbaik tanpa menyadari bahwa itu tidak efisien karena lambat, dan ketika kamu sudah memeriksa platform kedua, harga kuotasi di platform pertama mungkin sudah berubah. DISINILAH STONfi AGGREGATOR BERPERAN DEX aggregator hadir untuk menghilangkan metode manual yang digunakan orang untuk mencari harga terbaik dengan menyisir banyak sumber likuiditas yang terhubung sekaligus, termasuk rute yang bercabang atau melompat melewati beberapa pool, serta menampilkan hasil terbaik dari apa yang terhubung dengannya. Di STONfi, fitur ini bernama OMNIston. Fitur ini membandingkan likuiditas di berbagai sumber TON yang terhubung, termasuk milik STONfi dan DEX lain yang terintegrasi, lalu merutekan swap kamu melalui kombinasi mana pun yang menghasilkan output kuotasi terbaik, termasuk jalur multi-hop yang kemungkinan besar tidak akan terlewat oleh pencarian manual. $NEO $GRAM
The DeFi Loss That Doesn't Show Up Until You Check •••••••••••••••••••••••••• When you provide liquidity to a pool, Prices move and weeks later you withdraw your liquidity but most times the profits always arent guaranteed because of something called impermanent loss, which makes you end up with less value than if you'd just held both tokens separately. The truth is that nothing was stolen from your wallet. Its simply a scenario called impermanent loss, and it's the quiet cost most new liquidity providers don't see coming. HERE's HOW IT WORKS AGAINST YOU Picture a scenarior where a pool holds two tokens in a set ratio. When one token's price moves relative to the other, arbitrage traders rebalance the pool back toward the market rate by buying the cheaper side and selling the pricier one. That rebalancing changes what's actually sitting in the pool. You end up holding relatively more of whichever token dropped and less of whichever one rose. Compare that mix to simply holding the original two tokens, and the gap between them is your impermanent loss. It's called "impermanent" because if prices return to where they started, the gap closes. But prices don't always return, and a position closed while diverged locks the loss in permanently. Trading fees exist partly to offset this. Every swap through the pool pays liquidity providers a share like that of STONfi where LPs get a share in fees generated from each pool they join, and in an active pool that fee income can outweigh the divergence loss over time. It doesn't happen automatically, it depends on how much volume the pool sees and how far prices actually moved. The pairs least exposed to this are ones where both assets tend to move together, like two stablecoins. The pairs most exposed are ones where one asset can swing hard while the other doesn't. So, before joining any new pools, be sure to make your own research about the current market condition and the pool youll be joining. $TAO
🚨ALASAN INI KENAPA TOKEN YANG DI-TUKAR SERING BERHASIL MENGEMBALIKAN LEBIH RENDAH DARI HARGA YANG DI-TUKAR •••••••••••••••• Pernahkah kamu mencoba menukar token di DEX atau bursa terpusat, lalu menyadari bahwa jumlah yang sering kamu terima ternyata lebih sedikit daripada yang awalnya kamu tukarkan🤔 Faktanya, DEX tidak mengambil potongan tersembunyi. Harga yang kamu lihat sebenarnya bukan harga tetap. Itu hanya sebagai titik referensi, dan harga eksekusi yang sebenarnya ditentukan oleh hal lain sepenuhnya. BIAR SAYA JELASKAN👇 Harga yang kamu lihat di pelacak (tracker), agregator, atau chart mencerminkan di mana transaksi terakhir terjadi, artinya itu bersifat historis. Itu memberi tahu kamu bagaimana pergerakan pasar dari titik tertinggi atau terendah, bukan apa yang akan kamu terima secara pribadi setelah mengeksekusi trade atau swap. Yang benar-benar akan kamu dapatkan tergantung pada tiga (3) hal: - Pool spesifik tempat swap kamu dirutekan - Kedalaman pool tersebut - Dan terakhir, seberapa besar ukuran trade kamu dibandingkan dengan pool spesifik itu Tidak ada ketiganya yang ditampilkan dalam harga ticker, jadi itulah mengapa angka di kepala kamu dan angka di dompet kamu berbeda. SEKARANG, KITA PAHAMI APA YANG MENENTUKAN HARGA EKSEKUSI SWAP/TRADE-MU Kebanyakan DEX, termasuk STONfi, berjalan dengan model automated market maker. Alih-alih mencocokkan pembeli dan penjual lewat order book, kamu melakukan trading melawan satu pool bersama yang berisi dua token. Perbandingan antara saldo kedua token itulah yang menentukan harga. Misalnya, katakan sebuah pool berisi 100.000 USDT dan 50.000 TON. Perbandingan antara dua angka itu yang menentukan harganya. Saat kamu menukar USDT ke TON, kamu menambahkan USDT ke dalam pool dan mengurangi TON. Tambahkan 5.000 USDT dan pool naik menjadi 105.000 USDT sementara saldo TON berkurang. Perubahan rasio inilah yang menggeser harga terhadap swap kamu, sementara trade kamu sendiri masih dieksekusi—berapa banyak yang kamu tambahkan dan kurangi dari pool. Itu disebut Price Impact, dan itu tidak ada hubungannya dengan volatilitas pasar.
DAO on-chain STONfi •••••••••••••••••••••••• Saya sudah menghubungkan dompet saya di lebih banyak halaman tata kelola DAO daripada yang bisa saya hitung, dan sebagian besar waktu rasanya seperti aktivitas yang sudah diskenariokan. Sebuah proposal diposting, banyak whale memberikan suara, dan kemudian hasilnya akan diputuskan sebelum siapa pun dengan kepemilikan yang lebih kecil sempat ikut hadir. Tapi di STON, ini berbeda. STONfi meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai DAO on-chain sepenuhnya pertama milik TON. Mekanismenya sederhana karena yang perlu Anda lakukan hanyalah melakukan staking STON, dan Anda akan menerima ARKENSTON—yang merupakan bobot suara Anda yang sebenarnya di tata kelola protokol. Bagian yang membuat saya benar-benar memperhatikan bukanlah nama tokennya, melainkan bagian “sepenuhnya on-chain”. Banyak tata kelola DeFi saat ini terjadi di luar rantai melalui alat penandaan, di mana sebuah suara sebenarnya hanya berupa pemeriksaan sementara yang tim bisa pilih untuk dihormati atau diabaikan diam-diam. Tata kelola on-chain berarti suara itu sendiri langsung mengeksekusi hasilnya melalui protokol, bukan melalui kebijaksanaan tim setelahnya. Di sinilah saya ingin bersikap jujur, daripada hanya bersemangat tentangnya, karena cerita tentang tata kelola selalu menghilangkan bagian yang tidak nyaman. Ada mekanisme pemungutan suara yang dikenal sebagai token-weighted voting. Voting berbobot token berarti staker dengan jumlah lebih besar punya suara yang lebih besar. Dan penting untuk mengingat kenapa ini relevan sekarang. Sebuah protokol lending bernama Term Finance kehilangan $8,5 juta hanya beberapa hari lalu karena seorang penyerang berhasil mengakumulasi bobot tata kelola yang cukup untuk menginstruksikan brankas (vault) protokol itu sendiri agar melepas dana. Sistem itu bekerja persis seperti yang dirancang—dan justru itulah masalahnya. Itu kasus ekstrem dan jenis protokol yang berbeda, tapi ini gambaran nyata tentang apa arti “power suara” ketika terhubung ke eksekusi yang nyata, bukan sekadar kotak saran. Ini bukan cuma soal pengaruh, tapi juga kontrol, dan kontrol layak dipandang dengan serius ke dua arah. Semua itu tidak berarti ARKENSTON milik STONfi berisiko dengan cara yang sama. Tapi itu lebih baik dan cara yang lebih aman untuk menjalankan sistem tata kelola. $CMC20
🚨Sekarang Kamu Bisa Membeli Saham Apple dan Tesla di Telegram •••••••••••••••••••••••••••• Seorang teman mengirimi saya tangkapan layar minggu lalu tentang dompet STONfi miliknya yang memegang sesuatu bernama TSLAx dan menanyakan apakah itu penipuan. Itu bukan. Itu adalah saham Tesla yang ditokenisasi, tersimpan di dompet TON-nya berdampingan dengan USDT. xStocks hadir di STONfi sebagai versi token dari saham perusahaan nyata seperti Apple, Tesla, NVIDIA, S&P 500, dan daftar yang terus bertambah lainnya yang diterbitkan oleh Backed Finance serta divalidasi dengan dukungan Kraken. Setiap token sepenuhnya dijamin 1:1 oleh saham sungguhan yang dipegang, dengan kustodian teregulasi. Kamu tidak sedang membeli derivatif sintetis yang hanya mengikuti pergerakan harga dari jauh. Kamu memegang token yang mewakili kepemilikan legal atas saham nyata, dan kamu bisa mendapatkannya dengan cara yang sama seperti menukar aset lain di STONfi—menggunakan GRAM atau USDT—tanpa perlu akun pialang, tanpa KYC, dan tanpa menunggu tiga hari kerja untuk settlement. Jujur, ada hal yang pertama kali benar-benar mengejutkan saya. rasanya bukan seperti berinvestasi. Rasanya seperti menukar satu token dengan token lainnya, karena antarmukanya memang memperlakukannya seperti itu. Kamu tidak mengisi formulir pengajuan akun atau membuktikan data penghasilan. Kamu hanya menghubungkan dompet yang sudah kamu punya dan melakukan trading. Kemudahan akses itu datang dengan trade-off nyata yang penting untuk dipahami dengan pikiran jernih. xStocks tidak tersedia bagi penduduk AS, UE/EEA, Inggris, Kanada, Australia, atau Belgia. Kondisi regulasi untuk sekuritas yang ditokenisasi masih sangat bervariasi antar yurisdiksi, sehingga kelayakan dicek sesuai ketentuan yang berlaku. Dividen juga tidak dibayarkan langsung kepadamu; penerbit akan otomatis menginvestasikan kembali ke lebih banyak token, disesuaikan melalui faktor skala, jadi ekonomi-nya bekerja berbeda dibanding dividen dari broker pada umumnya. Ini bukan nasihat investasi untuk membeli saham Tesla yang ditokenisasi. Yang saya maksud adalah bahwa fakta bahwa kita sekarang secara teknis bisa membeli dari dalam aplikasi pesan, tanpa broker, adalah perubahan besar dalam perdagangan saham bagi para trader. $CMC20 @ston_fi
💡STONfi Punya Jaring Pengaman untuk LP yang Kebanyakan Orang Tidak Pernah Cari •••••••••••••••••••••••••••••••••• Pelajaran nyata pertama saya tentang impermanent loss datang dari sebuah pool yang benar-benar membuat saya bersemangat. Harga bergerak banyak di salah satu sisi, saya menarik likuiditas saya beberapa minggu kemudian, dan nilai totalnya ternyata jauh tertinggal dibandingkan jika saya hanya memegang kedua token tersebut secara terpisah. Tidak ada yang menipu saya. Itu memang yang terjadi ketika rasio antara dua aset di dalam sebuah pool berubah secara signifikan sementara modal Anda berada di dalam pool. Inilah yang tidak saya ketahui saat itu: saya tidak pernah tahu bahwa STONfi sebenarnya membangun sebuah program khusus untuk mengompensasi liquidity provider atas jenis kerugian seperti ini. Itu merupakan bagian dari sejarah pengembangan platformnya, selain biaya swap yang biasa dan hadiah farming, STONfi meluncurkan mekanisme perlindungan yang bertujuan untuk mengimbangi impermanent loss untuk LP—di atas fitur-fitur likuiditas tingkat lanjut seperti perlindungan dari sniper dan referral fee vault. Ini benar-benar hal yang jarang bagi sebuah DEX untuk dibangun. Perlindungan impermanent loss tidak gratis; artinya protokol menyisihkan likuiditas nyata untuk menjadi penyangga bagi LP terhadap risiko yang, di sebagian besar DEX, dianggap sepenuhnya sebagai masalah yang harus dikelola sendiri oleh liquidity provider. Membangun program seperti itu adalah sinyal tentang bagaimana sebuah protokol memandang orang-orang yang benar-benar menyediakan likuiditasnya—bukan hanya para trader yang melakukan swap melalui platform tersebut. bagaimana menurut Anda tentang program seperti ini sebagai seorang LP @ston_fi $GRAM
🚨BITCOIN TELAH DITOLAK DI 81K Bitcoin telah ditolak di $81k setelah reli kuat dari level terendah 61k selama pekan lalu. DI MANA KEMUNGKINAN PEMBERHENTIAN BERIKUTNYA UNTUK BTC? Para bullish saat ini kehilangan pijakan karena semakin banyak bearish yang berkumpul di puncak 79K tersebut. Jika penolakan harga ini bertahan dengan kuat, kita mungkin akan melihat BTC anjlok untuk menguji para bulls di level 72k atau 69,5k sebagai putaran permintaan baru. MENURUTMU APA? beri tahu kami di komentar👇 $BTC #Bitcoin Price Prediction: What is Bitcoins next move?#
📑Biaya DEX: Ke Mana Sebenarnya Pergi 0,3% Anda? •••••••••••••••••••••••••••• Anda Membayar Biaya untuk Setiap Swap. Hampir Tidak Ada yang Menanyakan Ke Mana Biaya Itu Pergi. Setiap kali saya melakukan swap di DEX, ada biaya kecil yang saya bayarkan agar perdagangan bisa berhasil. Biasanya sekitar 0,3%, bisa sedikit lebih atau kurang tergantung pool-nya. Dulu saya hanya menerimanya sebagai "biaya menjalankan bisnis" dan tidak pernah memikirkan di mana biaya itu benar-benar mendarat. Penting untuk mengetahuinya, karena itu menjelaskan banyak hal tentang bagaimana DEX sebenarnya dirancang. Sebagian besar biaya itu tidak pergi ke tim protokol. Biaya tersebut langsung masuk ke penyedia likuiditas, yaitu orang-orang yang token-nya sedang ditempatkan di dalam pool sehingga perdagangan Anda bisa terjadi sejak awal. Itulah inti dari DEX berbasis AMM: Anda membayar potongan kecil pada swap Anda, dan potongan itulah yang membuat orang lain bersedia menjaga modal tetap diparkir di pool tersebut, alih-alih hanya menyimpannya di dompet. Pool yang berbeda mengenakan tarif yang berbeda, dan itu tidak acak. Pool stablecoin ke stablecoin seperti USDT ke USDC biasanya mengenakan biaya yang jauh lebih rendah, karena harga hampir tidak bergerak di antara dua aset tersebut, sehingga risikonya lebih kecil bagi penyedia likuiditas untuk dikompensasi. Pasangan yang lebih volatil atau lebih eksotis cenderung berada di tarif standar atau bahkan lebih tinggi, karena penyedia likuiditas menanggung risiko pergerakan harga yang lebih besar dengan berada di pool itu. Beberapa protokol juga mengarahkan sebagian kecil dari biaya tersebut ke kas (treasury) atau untuk buyback token, alih-alih mengirim 100% ke penyedia likuiditas. Jadi ada baiknya dicek sebelum Anda mengasumsikan setiap basis point langsung mengalir ke LP. Jadi pada intinya, biayanya bukan berarti protokol mengambil potongan dari perdagangan Anda. Itu adalah harga untuk meminjam likuiditas orang lain selama beberapa detik. Setelah Anda melihatnya dengan cara itu, membandingkan DEX tidak hanya soal siapa yang punya biaya terendah—tapi juga siapa yang memakai struktur biaya tersebut untuk menarik likuiditas yang cukup agar Anda mendapatkan harga yang bagus sejak awal. $STON
📑BAGAIMANA LIKUIDITAS DIDAPAT SETELAH ANDA KLIK ''SWAP'' DI DEX ••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• Pertama kali saya menukar token di DEX, saya mengira ada semacam pembeli tak terlihat di sisi lain, seperti di bursa pada umumnya. Nyatanya tidak ada. Yang ada hanya sebuah pool. Anggap saja seperti ember besar bersama berisi dua token yang sudah ditaruh oleh pengguna lain, dan Anda melakukan trade melawannya, bukan melawan seseorang. INILAH MEKANIKA DASAR BAGI BAGAIMANA ITU BEKERJA Misalnya sebuah pool berisi TON dan USDT. Saat Anda menukar TON untuk USDT, Anda menambahkan TON ke dalam pool dan menarik USDT keluar. Itu mengubah perbandingan antara dua token, dan perbandingan itulah yang menentukan harga. Kalau Anda membeli cukup banyak dari salah satu sisi, Anda akan melihat harga bergeser melawan Anda—bukan karena aplikasi curang, tapi karena pool melakukan penyeimbangan ulang secara real-time saat Anda menguras salah satu sisinya. Orang-orang yang pertama kali menyetor token ''penyedia likuiditas'' tidak melakukannya secara gratis. Setiap swap yang melewati pool membayar biaya kecil, dan biaya tersebut dibagi di antara semua pihak yang memiliki modal yang berada di pool itu. Semakin besar volume perdagangan melalui pool, semakin besar pula fee untuk orang-orang yang menyediakan likuiditas. SEKARANG, INILAH BAGIAN YANG MEMBUAT SAYA TERKEJUT Menyediakan likuiditas tidak otomatis menguntungkan. Jika harga salah satu dari dua token Anda bergerak cukup banyak saat dana Anda sedang mengendap di pool, Anda bisa berakhir dengan nilai yang lebih kecil dibandingkan jika Anda hanya menyimpan token secara terpisah. Itu disebut impermanent loss, dan ini hal utama yang membedakan orang yang memahami pool dengan orang yang justru ''terbakar'' oleh pool. Untuk disimpulkan, sebuah pool bukanlah kotak hitam; itu hanya dua saldo token dan sebuah rumus yang menentukan kurs pertukaran di antara keduanya. Begitu Anda melihatnya seperti itu, sisa urusan DeFi farming, fee, bahkan impermanent loss berhenti terasa seperti sihir dan mulai terasa seperti matematika. saya harap Anda belajar sesuatu dari ini! $GRAM @ston_fi
🚨TIDAK ADA YANG MEMBERITAHU ANDA HAL INI SAAT ANDA MENYEDIAKAN LIKUIDITAS •••••••••••••••••••••••••••••••
Pertama kali saya menambahkan likuiditas ke sebuah DEX, saya pikir saya baru saja menemukan uang gratis. Masukkan dua token, duduk santai, kumpulkan biaya. Beberapa minggu kemudian saya menariknya, menghitung semuanya, dan sadar bahwa saya akan menghasilkan lebih banyak hanya dengan menyimpan kedua token itu di dompet dan melakukan apa pun.
Tidak ada yang memperingatkan saya tentang kenapa seharusnya tidak melakukannya begitu. Ternyata bukan karena sial—ini hanya cara kerja AMM yang normal.
LALU APA YANG TERJADI SEBENARNYA?
Saat Anda menyediakan likuiditas dengan cara lama, modal Anda tersebar di seluruh kurva harga. Tapi bayangkan apa artinya itu. 90% uang Anda diparkir pada harga yang kemungkinan besar asetnya tidak akan pernah diperdagangkan lagi, diam tanpa berbuat apa-apa, sementara hanya sedikit di dekat harga saat ini yang benar-benar menghasilkan biaya. Anda dibayar hanya mungkin sepersepuluh dari modal Anda sendiri dan menyebutnya sebagai imbal hasil.
Inilah masalah yang tepat yang ingin diperbaiki oleh concentrated liquidity, dan STONfi yang dibawa ke TON pada kuartal ini.
Alih-alih menyebarkan likuiditas Anda secara membabi buta ke mana-mana, Anda memilih rentang harga yang benar-benar Anda harapkan untuk diperdagangkan oleh aset tersebut. Modal sama, rentang lebih sempit, lebih banyak yang langsung bekerja sekaligus. Jika Anda tepat soal rentangnya, pendapatan biaya per dolar Anda naik secara signifikan karena Anda tidak mensubsidi level harga yang tidak akan pernah tersentuh.
Kenapa ini penting khusus untuk TON Likuiditas di seluruh jaringan sudah tipis, dan setiap dolar yang menganggur di sebuah pool adalah dolar yang tidak membantu depth, tidak memperketat spread, dan tidak menarik trader. Concentrated liquidity tidak butuh modal baru untuk mengatasinya. Ia hanya membuat modal yang sudah ada bekerja lebih keras.
Saya berharap ada yang menjelaskan ini kepada saya sebelum posisi LP pertama saya. Sekarang STONfi hanya membangun perbaikan itu langsung ke dalam protokol.
📑BAGAIMANA HASIL POOL DAN HASIL LAHAN DI DAPAT SECARA NYATA ••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• Saya hampir masuk ke pool APY 25%. Lalu saya cek dari mana sebenarnya APY 25% itu berasal, dan akhirnya terbentuk opini saya ini. Jadi belakangan ini saya sempat scroll daftar pool STONfi dan melihat pasangan GRAM/JETTON dengan APY 25,0% yang terlihat bagus sampai Anda membedahnya. Jadi begini ceritanya: hanya 1,08 poin persentase dari angka itu yang berasal dari biaya perdagangan, sisanya 23,07 poin adalah emisi reward. Cerita yang sama pada STON/USDT dengan total APY 14,25%, tapi hanya 0,81% yang didorong biaya, sedangkan 13,44% disubsidi reward. Jika Anda memperbesar ke level protokol, gambaran biaya organik menjadi lebih jelas. Volume trading STONfi kira-kira 0,446% dari volume total biaya, di mana protokol itu sendiri menyimpan sekitar 24,3% sebagai pendapatan; sisanya diberikan ke LP. Itulah batas hasil (yield) yang nyata dan berkelanjutan. Apa pun yang berada di atasnya pada APY pool yang diiklankan adalah subsidi reward yang akan berakhir ketika jadwal emisinya selesai. Semua ini tidak berarti pool-pool tersebut buruk. Strategi yield yang ditingkatkan reward adalah strategi LP yang sah jika Anda paham soal waktunya. Artinya saja, angka di kartu pool bukan angka yang akan bertahan setelah insentifnya berakhir. ADYOR @ston_fi
🚨 Volume swap STONfi turun 26% dalam satu bulan ••••••••••••••••••••••••••••••••••
Melihat angka STONfi selama 30 hari terakhir, kamu akan melihat bahwa volume DEX turun 25,7%, namun TVL hanya turun 5,1%, dan fee turun hanya 2,2% dalam jendela waktu yang sama. Perbedaan besarnya adalah: jika benar-benar ada kapital yang meninggalkan protokol, kamu akan mengharapkan TVL dan fee ikut turun seiring dengan volume, tapi kenyataannya tidak. Kombinasi ini biasanya berarti bahwa LP bertahan, sementara volume harian rata-rata masih berdiri di angka $2,58M. Dan pool masih berputar sekitar 3x TVL-nya setiap 30 hari—ini gila, jujur saja. Satu-satunya perbedaan antara statistik trading dua bulan lalu dan sekarang adalah bahwa frekuensi dan ukuran trade sudah mendingan lebih dari basis likuiditas yang mendasarinya. Itu adalah sinyal dari sisi permintaan (lebih sedikit/perdagangan lebih kecil), bukan sinyal “kaburnya likuiditas”.
Untuk seorang LP, pembedaan ini mengubah cara membacanya sepenuhnya, dan begini caranya👇 Volume yang turun dengan TVL yang stabil berarti “pasar sedang lebih tenang, dengan risiko likuiditas yang masih sama, tapi tidak berarti protokol sedang menurun.” Saat ini ada boosted Farm dengan APR yang masuk akal di STONfi: kamu bisa mengalikan rewards hanya dengan melakukan staking STON dan farming di pool STON/USDT v2. Farm ini memenuhi syarat agar rewards-mu mendapatkan pengali APR dengan tambahan rewards yang dibayar dalam STON. Stake 500+ STON → kamu bisa dapat hingga 1,5× farm APR Stake 1.000+ STON → kamu bisa dapat hingga 2× farm APR 🔗https://app.ston.fi/staking SOURCE ---> DeFilama
BUKAN NASIHAT KEUANGAN, TELITI SENDIRI @ston_fi $STON
📑MEMAHAMI KELEMAHAN DALAM KETERGANTUNGAN OFF-CHAIN KONTRAK CERDAS ••••••••••••••••••••••••••••••••• Kontrak cerdas seharusnya tidak bisa diretas, tetapi ada celah besar yang akan saya jelaskan dalam konten ini. Mari kita bahas👇 Bayangkan kontrak cerdas seperti mesin vending berteknologi tinggi. Kode di dalamnya bekerja dengan sempurna setiap saat, tetapi sebenarnya ia tidak tahu harga apa pun di luar dirinya. Untuk mengecek harga seperti berapa nilai Ethereum saat ini, ia harus meminta sumber di luar, yang disebut ORACLE. SEKARANG, DI SINILAH MASALAH DIMULAI Jika seorang peretas merusak atau menipu feed harga di luar tersebut, kontrak cerdas akan langsung mempercayai angka yang salah dan menyerahkan uang atau likuiditas. Namun jika melihat eksploit itu dari gambaran yang lebih besar, Anda akan sadar bahwa kode itu sendiri tidak “rusak”—kode hanya bertindak dan merespons karena kebohongan yang diberikan. Singkatnya, program komputer aman Anda hanya seaman informasi eksternal yang Anda berikan atau masukkan ke dalamnya. INILAH CARA YANG TELAH SAYA RISET DAN MENUNJUKKAN BAGAIMANA PERETAS MENIPU KONTRAK CERDAS👇 Metode pertama sering kali datang melalui manipulasi pasar, lalu serangan flash loan, dan eksploit latency secara rutin menembus sistem tanpa pernah melanggar kode kontrak cerdas yang mendasarinya. Mengandalkan rata-rata harga sederhana atau validator node yang terisolasi meninggalkan miliaran celah untuk serangan halus pada level ekonomi. APAKAH SOLUSI YANG BISA MENCEGAH EKSPLOITASI? Setelah berdagang dengan beberapa DEX tertentu di Solana, Ton, Aptos, dan Injective, saya menyadari bahwa sebagian besar DEX tersebut telah meningkatkan sistem keamanan mereka dalam mengatasi kerentanan off-chain—yang membutuhkan pergeseran dari sekadar pengiriman data sederhana menuju bukti kriptografis, verifikasi multi-sumber, dan sistem validasi berlatensi rendah yang dapat bertahan menghadapi manipulasi pasar yang ditargetkan. Contoh yang umum adalah STONfi yang dibangun di atas GRAM (sebelumnya TON). Jadi jika suatu saat Anda melakukan trading di TON, tenang saja—aset Anda dan solusi yang digunakan aman, telah diaudit, dan berjalan lancar. @ston_fi
📑MEMAHAMI KELEMAHAN DEPENDENSI OFF-CHAIN DALAM KONTRAK CERDAS ••••••••••••••••••••••••••••••••• Kontrak pintar seharusnya tidak bisa diretas, tetapi ada titik lemah besar yang akan saya jelaskan dalam konten ini. Mari kita bahas👇 Bayangkan kontrak pintar seperti mesin vending berteknologi tinggi. Kode di dalamnya bekerja dengan sempurna setiap saat, tapi sebenarnya tidak mengetahui harga apa pun di luar dirinya. Untuk mengecek harga seperti berapa nilai Ethereum saat ini, ia harus meminta sumber dari luar, yang disebut ORACLE. NAH, DI SINILAH MASALAH DIMULAI Jika seorang peretas merusak atau menipu aliran data harga dari luar tersebut, kontrak pintar akan langsung mempercayai angka yang salah dan menyerahkan uang atau likuiditas. Tapi kalau dilihat dari gambaran yang lebih besar, Anda akan menyadari bahwa kode itu sendiri tidak rusak—kode itu hanya bertindak dan merespons karena sebuah kebohongan yang diberikan kepadanya. Intinya, program komputer Anda yang aman hanya seaman informasi eksternal yang Anda masukkan atau berikan. INILAH CARA RISET YANG SAYA TEMUKAN UNTUK MENGUNGKAP BAGAIMANA PERETAS MENIPU KONTRAK CERDAS👇 Metode pertama sering kali datang melalui manipulasi pasar, lalu serangan flash loan, dan eksploitasi latensi secara rutin menembus sistem tanpa pernah melanggar kode kontrak pintar yang mendasarinya. Mengandalkan rata-rata harga sederhana atau node validator yang terisolasi membuat miliaran aset rentan terhadap serangan halus pada level ekonomi. LALU, APA SOLUSI UNTUK MENGHENTIKAN EKSPLOITASI? Setelah berdagang dengan beberapa DEX tertentu di Solana, Ton, Aptos, dan Injective, saya menyadari bahwa kebanyakan DEX tersebut telah meningkatkan sistem keamanan mereka untuk mengatasi kerentanan off-chain—yang membutuhkan langkah melampaui pengiriman data sederhana menuju bukti kriptografis, verifikasi dari multi-sumber, dan sistem validasi berlatensi rendah yang dapat bertahan terhadap manipulasi pasar yang ditargetkan. Contoh tipikal adalah STONfi yang dibangun di atas GRAM (sebelumnya. TON). Jadi jika suatu alasan Anda melakukan trading di TON, tenang saja—aset Anda dan solusinya aman, sudah diaudit, dan berjalan lancar. @ston_fi
🚨KETERBATASAN TOKENISASI YIELD •••••••••••••••••••••••••••••• Aku selalu merasa bahwa aspek memecah aset yang menghasilkan yield menjadi token pokok dan token yield adalah langkah besar untuk perdagangan fixed-income di pasar terdesentralisasi. Karena di atas kertas, hal ini memungkinkan investor melakukan lindung nilai terhadap suku bunga, berspekulasi pada yield masa depan, dan membangun produk keuangan terstruktur tanpa perantara. Tapi pada praktiknya, aku baru menyadari bahwa pasar-pasar ini menghadapi skenario likuiditas yang keras—yang membuatku bertanya “KENAPA” dengan cara tertentu. MELIHATNYA DARI PERSPEKTIF YANG BERBEDA Setelah melihat hal-hal ini dari perspektif lain, aku menyadari bahwa tokenisasi yield bergantung pada kedalaman pasar yang tipis dan arus yield yang berkelanjutan serta dapat diprediksi agar bisa berjalan dengan bersih. Dan akibatnya, ketika protokol yang mendasarinya mengubah jadwal imbalan atau suku bunga berayun liar, pasar sekunder untuk token yield menjadi sangat tidak likuid. Menavigasi batasan struktural ini membutuhkan menjauh dari spekulasi leverage murni menuju mekanisme yang benar-benar menghasilkan yield dan berkelanjutan—yang mampu bertahan melewati siklus ekonomi makro yang berubah. DI MANA TERBAIK UNTUK AKTIVITAS YIELD? STONfi, pertukaran terdesentralisasi yang dibangun di atas GRAM[sebelumnya disebut TON] menawarkan salah satu kolam penghasil yield terbaik dengan kedalaman kolam yang lebih besar dan slippage yang kecil atau bahkan nyaris tidak ada, disertai pengalaman trading dengan biaya transaksi TON yang murah. Punya pendapat tentang topik ini? beri tahu kami di komentar👇 $GRAM
🚨KETERBATASAN TOKENISASI HASIL •••••••••••••••••••••••••••••• Aku selalu merasa bahwa pemecahan aset penghasil yield menjadi token pokok dan token hasil adalah langkah besar untuk perdagangan fixed-income di pasar terdesentralisasi. Karena di atas kertas, itu memungkinkan investor melakukan lindung nilai terhadap suku bunga, berspekulasi pada yield masa depan, dan membangun produk keuangan terstruktur tanpa perantara. Tapi dalam praktiknya, aku baru menyadari bahwa pasar-pasar ini menghadapi skenario likuiditas yang keras, yang membuatku bertanya “KENAPA” dengan cara tertentu. MELIHATNYA DARI PERSPEKTIF BERBEDA Setelah melihat hal-hal ini dari perspektif yang berbeda, aku menyadari bahwa tokenisasi yield bergantung pada kedalaman pasar yang tipis dan arus yield yang berkelanjutan serta dapat diprediksi agar berfungsi dengan bersih. Dan karenanya, ketika protokol yang mendasarinya mengubah jadwal reward atau suku bunga berayun liar, pasar sekunder untuk token yield menjadi sangat tidak likuid. Menavigasi batasan struktural ini mengharuskan kita beralih dari spekulasi leverage murni menuju mekanisme real-yield yang berkelanjutan dan mampu bertahan dari perubahan siklus ekonomi makro. DI MANA TERBAIK UNTUK AKTIVITAS YIELD? STONfi, bursa terdesentralisasi yang dibangun di GRAM[sebelumnya bernama TON] menawarkan salah satu pool penghasil yield terbaik dengan pool yang lebih dalam dan slippage yang kecil atau bahkan tidak ada, pengalaman trading yang disertai dengan biaya transaksi TON yang murah. Punya pendapat tentang Topik ini? beri tahu kami di komentar👇 $GRAM
🚨Akankah Eksekusi AI Menjadi Fitur Dex yang Baik? ••••••••••••••••••••••••••••••••• Menurut saya, pengelolaan portofolio manual, yield farming manual, dan compounder otomatis dasar dengan cepat menjadi sesuatu yang ketinggalan zaman. Agen AI otonom sedang mengambil alih sebagai lapisan eksekusi asli untuk platform terdesentralisasi, menjalankan arbitrase frekuensi tinggi, manajemen risiko dinamis, dan melakukan rebalancing jauh lebih cepat daripada operator manusia yang bisa merespons. Bayangkan sebuah skenario di mana Anda bisa bercakap dengan AI dari protokol Dex untuk menjalankan tindakan atau aktivitas tertentu saat Anda sedang pergi dari aktivitas trading atau ekspektasi portofolio Anda dalam waktu dekat. Nah, itulah gagasan tentang seperti apa AI seharusnya ada di produk DeFi. Jadi, pada dasarnya, saya merasa transformasi ini mungkin menghadirkan pergeseran mendasar dalam cara aplikasi dirancang. Antarmuka tidak lagi hanya dibuat untuk manusia yang menavigasi wallet Web3, melainkan untuk agen perangkat lunak yang menafsirkan kondisi on-chain melalui endpoint yang bisa dibaca mesin. Meskipun pergeseran ini membawa efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya, ia juga bisa memunculkan ancaman sistemik baru bagi DEX, seperti kegagalan berantai algoritmik, strategi front-running oleh agen, dan risiko otomatis yang tidak dipantau saat dijalankan dalam skala besar. Menurut Anda, integrasi seperti ini akan menjadi peningkatan untuk DeFi DEX? Sampaikan di komentar👇 $GRAM @ston_fi
Menghilangkan Slippage dengan Dark Pool AMM ••••••••••••••••••••••••••••• Public memory pools dan order book transparan membuat perdagangan skala besar institusional hampir mustahil dieksekusi dengan bersih di-chain. Automated Market Makers (AMM) tradisional mengekspos order flow ke setiap pengamat, sehingga perdagangan besar menjadi rentan terhadap front-running, serangan sandwich, dan slippage besar akibat bot Maximum Extractable Value (MEV). Dark pool AMM menggunakan zero-knowledge proofs dan confidential computing untuk menyembunyikan parameter pesanan hingga waktu eksekusi, sehingga memulihkan privasi untuk perutean transaksi. Dengan menyamarkan ukuran transaksi dan titik eksekusinya, platform-platform ini memberikan diskresi yang dibutuhkan oleh modal institusional. Membawa eksekusi pesanan yang tersembunyi ke on-chain secara fundamental mengubah dinamika pasar, melindungi alokasi modal besar tanpa mengorbankan validasi yang tetap trustless. @ston_fi $GRAM
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Bergabunglah dengan pengguna kripto global di Binance Square
⚡️ Dapatkan informasi terbaru dan berguna tentang kripto.
💬 Dipercayai oleh bursa kripto terbesar di dunia.
👍 Temukan wawasan nyata dari kreator terverifikasi.