Binance akan mencatatkan saham Tencent, Alibaba, dan Xiaomi—semua orang juga ikut berusaha keras supaya bisa meraup keuntungan. Dua hari kemudian, semuanya sudah masuk ke kontrak perdagangan, kemudian bekerja sama dengan penjadwalan satu periode berikutnya untuk penutupan/penawaran saham teknologi. Semua orang punya kesempatan untuk menghasilkan sedikit keuntungan. Ingat, tambahkan ketiga nama besar tersebut: #BABAUSDT . Ini bertujuan untuk menarik semua dana ke dalam kolam likuiditas agar nantinya likuiditas makin baik, yang menguntungkan pasar mata uang kripto. Nanti saya akan jelaskan secara spesifik cara mengoperasikannya. Jangan sampai kelewatan kesempatan untuk meraih profit. Untuk saat ini, saya buat postingan dulu untuk melihat seberapa ramai. Besok di postingan komentar akan saya jelaskan. Sekarang saya ngantuk, jadi tidur dulu.
2026年7月17日 Hari Berkabung Korea, saham Korea saat pembukaan turun tanpa menoleh. Di sesi Eropa masih cukup ramah dengan mempertahankan harga yang relatif sejalan, sedangkan di sesi malam terjadi penurunan yang dalam lalu langsung melonjak dengan kencang. Besok pagi, saat bangun, lihat harga dari tanggal 18 Juli yang sudah beredar: harga kembali, tetapi posisi sudah tidak ada.
Mengenai ETF leverage Korea KORU, pada dasarnya ini adalah alat trading jangka pendek yang mengejar “imbal hasil 3x harian”, dengan risiko yang sangat tinggi.
Nama lengkapnya adalah Direxion Daily MSCI South Korea Bull 3X ETF. Ciri-ciri utamanya sebagai berikut:
· Leverage tinggi & risiko tinggi: Melacak indeks saham berkapitalisasi besar Korea (misalnya Samsung, SK Hynix), dengan target memberikan 300% dari imbal hasil indeks harian. Namun ini adalah pedang bermata dua: begitu pasar saham Korea turun, kerugian akan diperbesar tiga kali. Volatilitas tahunan rata-rata 5 tahun terakhir mencapai 131,7%, dan penurunan maksimum pernah mencapai -89,71%. Catatan: ETF ini hanya menjamin efek leverage untuk tingkat harian, tidak cocok untuk holding jangka panjang, karena efek compounding dapat menyebabkan penurunan. · Biaya & kepemilikan: Rasio biaya bersih 1,32%. ETF ini tidak membeli saham secara langsung seluruhnya, melainkan menggunakan instrumen derivatif keuangan (kontrak swap) untuk memberi leverage. Kepemilikan intinya meliputi iShares MSCI Korea ETF (EWY) dan berbagai kontrak swap. · Perkembangan terkini: Tepat hari ini (15 Juli 2026), KORU melakukan “1-to-20 split” (Forward Split). Ini hanya membagi 1 saham menjadi 20 saham agar harga per saham menjadi lebih rendah; nilai total kepemilikanmu tidak berubah. 481,11/20 = 24,0555. Malam ini setelah pukul 21:30, jumlah yang sebelumnya dikunci akan menjadi 20 kali lipat, dan harga kepemilikan menjadi 1/20. Pada saat itu, jika tidak ada penyesuaian (ex-dividend), kamu akan merasa seolah-olah terjadi keuntungan/kerugian yang sangat besar. Padahal tidak. Kerugian maksimum yang mungkin terjadi adalah jika saham AS “gap” turun atau adanya pemotongan/pengetatan likuiditas. Akan muncul laba/rugi dalam jumlah besar.
· Risiko derivatif: Di pasar kripto (misalnya Binance), ada produk derivatif yang menumpuk leverage hingga 50x lagi berbasis KORU, sehingga setara bertaruh pada volatilitas saham Korea 150x—risikonya sangat besar dan tidak memiliki pengawasan yang memadai. Untuk investor biasa, harap menjauh.
Pengingat investasi: Jika kamu bukan trader intraday profesional, dan tidak mampu menanggung risiko bahwa modal bisa menjadi nol dalam waktu singkat, maka wajib menghindari ETF leverage seperti ini.
Fokuslah pada pasar saham Korea itu sendiri. Lima besar bobot saham dalam indeks MSCI Korea adalah “penentu arah” yang sesungguhnya. Berdasarkan data resmi MSCI (hingga akhir Juni 2026), mereka adalah: SK Hynix (20,18%), Samsung Electronics (14,48%), SK Square (6,82%), Samsung Electro-Mechanics (5,32%), dan Hyundai Motor (2,86%). Saat menjadikan lima saham ini ke daftar pantauan saat melakukan KORU itu diperlukan. 20,18% + 14,48% + 6,82% + 5,32% + 2,86% = 49,66%—mendominasi hampir setengah. Dengan skema 3x, itu berarti 1,5x.