Setelah pelepasan#USDTkemarin, banyak dari kita mungkin bertanya-tanya tentang alasan di balik peristiwa ini.

De-pegging stablecoin dapat terjadi karena berbagai faktor, antara lain:

Kurangnya Transparansi:

Jika penerbit stablecoin gagal memberikan transparansi yang memadai dan audit rutin atas cadangannya, hal ini dapat menimbulkan keraguan tentang stabilitas pasaknya. Investor mungkin kehilangan kepercayaan dan mulai mempertanyakan nilai sebenarnya dari stablecoin.

Cadangan Tidak Cukup:

#Stablecoin biasanya didukung oleh cadangan yang disimpan dalam mata uang fiat atau aset lainnya. Jika penerbit tidak memiliki cadangan yang cukup untuk mendukung pasokan stablecoin yang beredar, hal ini dapat menyebabkan pelepasan patokan. Cadangan yang tidak mencukupi dapat disebabkan oleh kesalahan pengelolaan, hilangnya aset, atau aktivitas penipuan.

Volatilitas Pasar:

Stablecoin bertujuan untuk mempertahankan patokan 1:1 dengan mata uang fiat tertentu. Namun, volatilitas pasar yang ekstrem, khususnya di pasar mata uang kripto, dapat memberikan tekanan pada stablecoin dan menyebabkan penurunan peg. Fluktuasi harga yang cepat dapat menyebabkan peningkatan permintaan atau pasokan stablecoin, sehingga menantang stabilitas pasak.

Masalah Regulasi:

Tindakan regulasi atau tantangan hukum juga dapat berdampak pada stablecoin. Jika stablecoin menghadapi pengawasan atau pembatasan peraturan, hal ini dapat mengganggu operasinya dan berpotensi menyebabkan de-pegging karena pengguna kehilangan kepercayaan terhadap kelangsungan dan kepatuhannya terhadap peraturan.

Masalah kepercayaan:

Stablecoin sangat bergantung pada kepercayaan pengguna terhadap entitas penerbitnya. Pelanggaran kepercayaan apa pun, seperti salah urus, penipuan, atau kurangnya akuntabilitas, dapat mengikis kepercayaan terhadap stablecoin dan mengakibatkan de-pegging.

Persepsi dan Keyakinan Pasar:

Stablecoin sangat bergantung pada kepercayaan dan kepercayaan pengguna. Berita negatif, kontroversi, atau hilangnya kepercayaan terhadap manajemen stablecoin atau cadangan yang mendasarinya dapat mengikis kepercayaan dan mendorong pengguna untuk melakukan divestasi, sehingga menyebabkan de-pegging.

Manipulasi Pasar:

Stablecoin rentan terhadap manipulasi pasar, terutama jika mekanisme pengawasan pasar tidak kuat. Aktivitas manipulatif seperti wash trading atau spoofing dapat menciptakan pergerakan harga artifisial dan mengganggu patokan stablecoin.

Penting untuk dicatat bahwa stablecoin berbeda dalam desain dan mekanismenya, dan alasan pelepasan patokan dapat bervariasi tergantung pada stablecoin spesifik yang terlibat.

#bitcoin #Ethereum #XRP