#Bitcoin and
#Ethereum Cadangan di Bursa Mendekati Titik Terendah Rekor โ Santiment
Menurut Santiment, jumlah $BTC dan $ETH yang disimpan di bursa terpusat sedang turun ke level yang belum terlihat dalam bertahun-tahun. Ini menjadi tanda bahwa cara orang memegang kripto pada 2026 telah berubah.
Apa yang terjadi
Dompet bursa untuk Bitcoin dan Ethereum sama-sama terus berkurang. Alih-alih menyimpan koin di #CEXs untuk diperdagangkan, para pemegang memindahkannya ke cold storage, akun kustodian, dan dompet jangka panjang.
Untuk BTC, saldo bursa kembali mendekati level sebelum bull run 2021. Untuk ETH, penurunannya dipicu oleh staking, pertumbuhan L2, serta institusi yang mengunci pasokan.
Mengapa ini penting
1. Tekanan jual berkurang
Aset di bursa bersifat likuid dan bisa dijual dengan cepat. Aset di cold wallets biasanya tidak. Lebih sedikit pasokan di bursa = lebih sedikit untuk dibuang.
2. Potensi squeeze pasokan
Jika permintaan bertahan atau tumbuh sementara pasokan yang tersedia menyusut, itu menciptakan ketidakseimbangan klasik antara penawaran dan permintaan. Pola ini pernah kita lihat pada akhir 2020.
3. Perubahan pola pikir pemegang
- BTC: Penerbit ETF dan perusahaan treasury seperti Strategy menarik koin dari bursa
- ETH: Lebih banyak ETH di-stake atau digunakan di DeFi/L2s ketimbang disimpan di CEX
- Keduanya: Setelah #FTX, self-custody dan institutional custody menjadi default baru
Kesimpulan
Turunnya pasokan bursa tidak berarti harga pasti harus naik. Namun secara historis, ketika saldo bursa turun sejauh ini, artinya pemegang cenderung kurang reaktif dan lebih berorientasi jangka panjang. Biasanya ini berujung pada periode yang tenang sebelum volatilitas besar.
Saat ini, sekadar ada lebih sedikit BTC dan ETH yang tersedia untuk dijual di bursa dibandingkan beberapa tahun terakhir.