Berkembang dari Twitter ke X, aplikasi super baru ini akan menyediakan berbagai layanan bagi pengguna dan secara efektif akan menjadi WeChat-nya Barat.

CEO Twitter Elon Musk telah mengonfirmasi bahwa situs mikroblog tersebut akan berganti nama menjadi X dalam waktu dekat. Elon Musk merespons dengan menggunakan "True" dalam tweet yang mengumumkan perubahan merek yang akan datang. Menurut tweet tersebut, platform X baru akan melakukan lebih dari sekedar memungkinkan pengguna mengirim tweet pendek. Pengguna akan dapat menikmati teks panjang, pesan, video, dan berbagai layanan keuangan.

Perusahaan Twitter yang diperbarui adalah X

Menurut dokumen yang diajukan oleh Twitter Inc. di pengadilan federal di California, nama tersebut sudah ketinggalan zaman. Pengajuan tersebut menegaskan bahwa Twitter kini menjadi bagian dari X yang merupakan bagian dari perusahaan induk. Isi filenya adalah sebagai berikut:

“…Twitter, Inc. telah bergabung dengan X Corp dan tidak ada lagi. X Corp. adalah perusahaan swasta. Perusahaan induknya adalah X Holdings Corp. Tidak ada perusahaan publik yang memiliki 10% saham X Corp. atau X Holdings Corp. atau lebih. saham.”

Konfirmasi baru-baru ini bukanlah pertama kalinya Musk menyebut aplikasi X. Oktober lalu, Musk menulis tweet bahwa membeli Twitter akan mempercepat penciptaan “X, aplikasi segalanya.” Meskipun tidak ada rincian resmi tentang antarmuka X, Musk telah mengatakan cukup banyak untuk membuat gambaran yang berfungsi.

X: WeChat di Barat

X akan menjadi aplikasi super, sebuah aplikasi yang mengintegrasikan beberapa layanan yang tampaknya tidak berhubungan di satu tempat. Tahun lalu, dalam pertemuan pertamanya dengan karyawan Twitter, Musk mengatakan dia ingin X menjadi aplikasi super seperti WeChat. Menurut dia:

“Tidak ada yang setara dengan WeChat di Tiongkok, dan ini adalah peluang nyata untuk menciptakannya.”

Dimiliki oleh Tencent Holdings Ltd. (HKG: 0700), WeChat adalah aplikasi super yang memulai kehidupannya sebagai aplikasi perpesanan ponsel cerdas pada tahun 2011. Selama bertahun-tahun, mereka terus memperluas penawarannya, memungkinkan pengguna melakukan segalanya mulai dari membeli bahan makanan hingga menjadwalkan janji temu dengan dokter. Sejauh ini, belum ada aplikasi di wilayah Barat yang cukup kompetitif.

Dalam sebuah wawancara di bulan Maret, Musk mengatakan kepada Managing Director Morgan Stanley Michael Grimes bahwa dia punya rencana besar untuk X. Secara khusus, dia mengatakan X bisa "menjadi lembaga keuangan terbesar di dunia" di mana pengguna dapat mengirim uang "dengan mudah hanya dengan satu klik."

Pada bulan Maret, WeChat memiliki lebih dari 1,3 miliar pengguna aktif bulanan (MAU) dan diperkirakan akan mencapai 1,671 miliar pada tahun ini. Pada bulan Januari 2019, platform ini mencatat 45 miliar pesan per hari. Pada bulan Juli 2021, satu dari empat pengguna menghabiskan lebih dari 4 jam sehari di aplikasi.

Menurut para ahli, tujuan aplikasi super Musk akan menghadapi tantangan serius. Analis mengatakan kepada CNN bahwa persaingan sangat ketat karena raksasa lain seperti TikTok, Facebook, WhatsApp, dan YouTube berupaya menjadi aplikasi super. Selain persaingan, mereka menyatakan bahwa peraturan akan mempersulit pihak berwenang untuk mengizinkan jenis monopoli yang akan diperoleh X jika ia berhasil.