Rata-rata anjlok 35% dalam sebulan, tapi raksasa pengelola aset bilang ini salah jual 🦖

📢 ⏰ 消息群里第一时间说

Di sektor AI pada bulan Oktober, ada satu kelompok perusahaan yang sahamnya dihantam ramai-ramai:
perusahaan yang beralih dari menambang Bitcoin ke bisnis pusat data AI.
Dalam laporan hari Rabu, VanEck menghitung dampaknya.
Harga saham perusahaan-perusahaan ini rata-rata turun 35% pada bulan Oktober.
Hut 8 dan Core Scientific turut disebut.
VanEck menyebut mereka sebagai penyedia infrastruktur listrik.

Penyebab sebenarnya bukan berasal dari perusahaan-perusahaan itu sendiri.
Perusahaan penyewaan GPU berutang dengan bunga tinggi untuk membeli chip.
Saat imbal hasil utang AI naik, kekhawatiran soal kredit merambat ke seluruh rantai.
Perusahaan cloud baru seperti CoreWeave ikut dilepas.
Investor sekalian menjual perusahaan tambang yang memasok listrik untuk mereka.
Bahkan CPI bulan September yang lebih tinggi dari perkiraan dijadikan alasan untuk menekan harga.

Namun, VanEck menilai risiko kedua jenis bisnis ini sangat berbeda.
Perusahaan cloud baru mengkhawatirkan bunga dan penyusutan nilai chip.
Sementara itu, perusahaan tambang memiliki hak akses ke jaringan listrik, kontrak sewa jangka panjang, dan fasilitas yang sudah teraliri listrik.
Ada satu kalimat penting dalam laporan tersebut:
Listrik yang dikuasai perusahaan-perusahaan ini adalah hambatan sesungguhnya bagi kapasitas komputasi AI 😮

Yang lebih meyakinkan, sampai sekarang belum ada satu pun kontrak sewa yang telah ditandatangani dibatalkan.
Permintaan tidak hilang, yang hilang hanya valuasinya.
Sementara itu, antrean untuk mendapatkan akses jaringan listrik terus memanjang.
Kapasitas energi yang sudah mendapat hak akses pun menjadi aset langka.
Kesimpulan VanEck: harga saham sudah menyimpang jauh dari fundamental yang didukung arus kas kontrak jangka panjang.

Menurut saya, yang diperdagangkan pasar kali ini bukanlah anggapan bahwa permintaan AI sudah mencapai puncaknya,
melainkan rapuhnya rantai pembiayaan AI.
Kedua hal ini dicampuradukkan menjadi satu alasan untuk menjual.
Yang salah jual adalah perusahaan yang punya listrik, bukan yang punya kartu grafis ⚠️
Tentu saja, risikonya juga nyata: begitu kontrak sewa mulai dibatalkan, logikanya harus ditulis ulang.
Jika imbal hasil utang AI terus naik, tekanan akan kembali.

Harga Bitcoin sekarang sekitar US$79.600, naik sekitar 1,8% dalam 24 jam 📈
Namun, harga saham perusahaan tambang masih terperosok di level terendah bulan Oktober.
Berapa lama perbedaan ini bisa bertahan? Yang perlu dipantau adalah pengumuman kontrak sewa berikutnya dan data antrean akses jaringan listrik.

Menurutmu, ini salah jual atau valuasi infrastruktur AI baru mulai kembali ke level wajar?
Yuk, bahas di kolom komentar.

Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti topik hangat di pasar kripto. Bukan cuma melihat apa yang terjadi, tapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀