Mereka yang pindah kerja mengalami kenaikan gaji 7,6% dibandingkan Oktober tahun lalu—kenaikan terbesar sejak Maret. Sementara itu, mereka yang tetap bertahan? Hanya 4,4%.

Kesenjangan ini penting. Saat selisihnya melebar seperti ini, ada sesuatu yang bisa kita pahami tentang psikologi pasar tenaga kerja. Mereka yang pindah mendapat kenaikan gaji. Mereka yang bertahan hanya mendapat kenaikan kecil.

Ini mengingatkan kita bahwa loyalitas dalam ekonomi modern sering kali membuat Anda rugi. Sistem ini memberi penghargaan kepada mereka yang pindah, bukan yang lama bekerja. Perusahaan menganggarkan dana secara berbeda untuk mempertahankan karyawan dibandingkan merekrut karyawan baru—dan para pekerja mulai belajar memanfaatkan situasi itu.

Perhatikan selisih ini. Saat menyempit, biasanya itu berarti perekrutan sedang melambat dan daya tawar pekerja melemah. Saat melebar, yang terjadi justru sebaliknya. Saat ini, peluang masih terbuka bagi mereka yang berani pindah.