🚨 AI BISA MENGHADAPI PENGHENTIAN BESAR-BESARAN DI AMERIKA SERIKAT!

Dorongan yang semakin kuat di kalangan Demokrat dapat membuat masa depan kecerdasan buatan canggih menghadapi pembatasan serius.

Anggota DPR dari Arizona Yassamin Ansari mengatakan bahwa penghentian sementara pengembangan AI canggih dan larangan penuh terhadap superkecerdasan buatan harus menjadi prioritas utama agenda Demokrat sejak Hari Pertama.

Dan ini bukan sekadar omongan. Rancangan undang-undang yang diajukan Senator Bernie Sanders dan anggota DPR Greg Casar pada September bertujuan menetapkan pembatasan ini menjadi undang-undang.

Berikut dampak yang mungkin ditimbulkan oleh usulan tersebut:

🔴 AI supercerdas dilarang: Pengembangan atau penerapan superkecerdasan buatan akan dilarang.

🔴 Penghentian sementara AI canggih: Perusahaan harus menghentikan pengembangan AI canggih tertentu sampai regulator federal baru menetapkan aturan keselamatan dan proses peninjauan model.

🔴 Departemen AI baru: Departemen pemerintah setingkat kabinet akan mengawasi sistem AI yang canggih dan berupaya menghapus kemampuan berbahaya, termasuk kemampuan untuk mengabaikan perintah penghentian.

🔴 Hukuman berat bagi perusahaan: Bisnis yang berupaya mengakali pembatasan dapat menghadapi hukuman yang dalam usulan tersebut disebut sebagai "hukuman mati bagi perusahaan."

🔴 Hukuman penjara hingga 20 tahun: Individu yang melanggar aturan yang diusulkan dapat menghadapi hukuman penjara hingga dua dekade.

Dan ada satu detail penting lainnya.

Menurut jajak pendapat pemilih seusai pemilu NBC News, AI dan pusat data menjadi faktor penting atau sangat penting bagi 56% pemilih dalam pemilu sela.

Ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi sekadar isu teknologi. AI kini menjadi isu politik yang besar.

Pertanyaan besarnya sekarang: Haruskah pemerintah menetapkan batasan ketat terhadap AI sebelum teknologinya menjadi terlalu kuat, atau mungkinkah pembatasan ini memperlambat inovasi dan persaingan global Amerika dalam bidang AI?

Pertarungan memperebutkan masa depan AI mungkin baru saja dimulai.