Minggu ini saya melakukan sesuatu yang sangat praktis: saya berkata kepada Grok Bot, “Tolong analisis postingan orisinal dan kutipan di akun X saya selama 30 hari terakhir, lalu beri tahu jenis postingan apa yang dilihat orang dan jam berapa yang paling konsisten,” kemudian bot itu mengambil datanya dan menyajikan hasilnya kepada saya.

Dalam 30 hari terakhir, total ada 119 postingan yang berhasil diambil. Di antaranya, 91 postingan orisinal dan 28 kutipan. Total tayangan sekitar 19.500, sedangkan median tayangan per postingan hanya 114.

Yang paling mengejutkan, tiga postingan teratas semuanya adalah tulisan panjang: tulisan tentang saham yang ditokenisasi pada 15/10 mendapat 1432 tayangan, perbandingan saham Binance dan perpetual Hyperliquid pada 24/10 mendapat 1192 tayangan, dan tulisan pada 17/10 tentang perbedaan biaya sepuluh kali lipat untuk frontend order book yang sama mendapat 1072 tayangan. Ketiganya mendapat lebih dari 9 kali median, sementara postingan pendek dengan tayangan tertinggi, Solana Alpenglow, hanya mendapat 600.

Saya sudah mencocokkan angka-angka di peringkat teratas dengan data mentah yang dikembalikan oleh API X. Saya baru berani menulis ini setelah semuanya cocok. Cara mengulanginya sederhana: cukup kirimkan kalimat di atas persis seperti adanya. Tak perlu mengekspor CSV atau memasang plugin analitik. Angka yang pasti adalah angka yang diambil dari akun Anda sendiri saat itu; tangkapan layar orang lain hanya bisa dijadikan referensi.

Bagi saya, kesimpulan yang paling berguna sangat jelas: postingan pendek menjaga eksposur harian, tetapi hanya tulisan panjang yang bisa menembus 1.000 tayangan per postingan.