#Tether $BTC 🐋 Tether mengungkapkan cadangan sebesar 150.000 BTC, tetapi laporan neraca hanya mengonfirmasi 100.060 BTC. Lalu, ke mana perginya selisih ~50.000 BTC?

📌 Angka (3 November 2026, Forum Lugano Plan ₿):
• CEO Paolo Ardoino: ~150.000 BTC (~11,5 miliar $)
• Atestasi BDO Q3: 8,37 miliar $ / 83.621 $ = ~100.060 BTC
• Selisih: ~49.940 BTC (~3,8 miliar $) di luar laporan audit
• Cadangan berlebih: 7,95 miliar $ | T-bill: 132,4 miliar $
Sumber: CoinDesk, Bitcoin Magazine, crypto.news

📉 Grafik BTC 4 jam (Binance, 4 November): 76.327 $, 24 jam -0,8%. Harga berada di bawah SMA20 (77.575), RSI 35,6, MACD negatif. Jika 75.736 $ ditembus, 73.100 $ (rata-rata 200 hari) menjadi target; penutupan di atas 77.575 $ menjadi syarat pertama untuk pemulihan.

🐋 Mengapa ceritanya berbeda: Semua orang berkata, "Tether membeli, pasokan terkunci." Namun, untuk bagian 50.000 BTC ini, alamat dompet maupun tanggal pembelian tidak diungkapkan. Jika disimpan di pihak Tether Investments, BTC tersebut tidak masuk dalam laporan cadangan USDT. Jadi, pausnya memang nyata, tetapi transparansinya hanya sebagian.

🎯 Rencana: Mencari arah di sekitar 76.300 $.
• Short: penutupan harian di bawah 75.700 $ → target 73.100 $, stop 76.900 $
• Long: penutupan 4 jam di atas 77.575 $ → target 78.063 $ / 80.000 $, stop 76.400 $
Dalam jangka pendek, arah turun lebih kuat; dalam jangka menengah, pasokan Tether menjadi faktor pendukung.

📌 Menurut Anda, mana yang lebih penting: paus dengan 150K atau celah audit sebesar 50K?

⚠️ Bukan nasihat keuangan. DYOR.

#BTC #Stablecoin #OnChain #Write2Earn