Para petinggi Wall Street kompak bersuara: kebutuhan infrastruktur dan pembiayaan dalam super-siklus AI sangat besar, belanja modal dalam sepuluh tahun ke depan bisa mencapai 15 triliun dolar AS
Kabar 3 November, menurut laporan Bloomberg, dalam KTT Investasi Pemimpin Keuangan Global Otoritas Moneter Hong Kong, para eksekutif bank investasi terkemuka Wall Street kompak berpandangan positif terhadap investasi infrastruktur AI dan kebutuhan pembiayaannya. Pasar modal juga dinilai mampu dan bersedia memenuhi kebutuhan pembangunan ini.
CEO Morgan Stanley Ted Pick memperkirakan, belanja modal kumulatif di bidang AI selama sepuluh tahun ke depan berpotensi mencapai 15 triliun dolar AS. Perusahaan-perusahaan hyperscaler terkemuka diperkirakan akan menginvestasikan rata-rata 800 miliar hingga 1 triliun dolar AS per tahun, dalam siklus investasi selama 7 hingga 12 tahun.
Ted Pick mengibaratkan siklus industri AI saat ini seperti pertandingan bisbol sembilan inning yang baru memasuki inning ketiga. Menurutnya, industri ini masih memiliki perjalanan panjang.
Menurutnya, investasi AI yang berkelanjutan dapat mendorong peningkatan produktivitas, dan berpotensi mendongkrak pertumbuhan PDB riil AS sebesar 50 hingga 70 basis poin setiap tahun. Imbal hasil investasi jangka panjang pun dinilai berkelanjutan.
Tak hanya itu, CEO Goldman Sachs David Solomon juga optimistis pasar dapat menampung pembiayaan AI. Menurutnya, pasokan dana di pasar modal cukup untuk memenuhi lonjakan kebutuhan investasi komputasi.
Namun, ia juga mengingatkan adanya risiko: super-siklus teknologi tidak akan terus naik tanpa hambatan. Kendala utama yang menghambat terwujudnya transaksi AI berskala besar bukanlah kekurangan dana, melainkan biaya modal.
Selain itu, ia juga menyampaikan pandangannya tentang tata kelola AI. Menurutnya, tanggung jawab atas dampak AI pada akhirnya harus dipikul oleh individu yang menggunakannya, bukan oleh sistem teknologi itu sendiri.
Apakah Anda optimistis terhadap imbal hasil investasi jangka panjang dalam gelombang AI kali ini? Dengan dana dalam jumlah besar mengalir ke sektor komputasi, apa saja peluang dan risikonya? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar!
#AI资本开支
Kabar 3 November, menurut laporan Bloomberg, dalam KTT Investasi Pemimpin Keuangan Global Otoritas Moneter Hong Kong, para eksekutif bank investasi terkemuka Wall Street kompak berpandangan positif terhadap investasi infrastruktur AI dan kebutuhan pembiayaannya. Pasar modal juga dinilai mampu dan bersedia memenuhi kebutuhan pembangunan ini.
CEO Morgan Stanley Ted Pick memperkirakan, belanja modal kumulatif di bidang AI selama sepuluh tahun ke depan berpotensi mencapai 15 triliun dolar AS. Perusahaan-perusahaan hyperscaler terkemuka diperkirakan akan menginvestasikan rata-rata 800 miliar hingga 1 triliun dolar AS per tahun, dalam siklus investasi selama 7 hingga 12 tahun.
Ted Pick mengibaratkan siklus industri AI saat ini seperti pertandingan bisbol sembilan inning yang baru memasuki inning ketiga. Menurutnya, industri ini masih memiliki perjalanan panjang.
Menurutnya, investasi AI yang berkelanjutan dapat mendorong peningkatan produktivitas, dan berpotensi mendongkrak pertumbuhan PDB riil AS sebesar 50 hingga 70 basis poin setiap tahun. Imbal hasil investasi jangka panjang pun dinilai berkelanjutan.
Tak hanya itu, CEO Goldman Sachs David Solomon juga optimistis pasar dapat menampung pembiayaan AI. Menurutnya, pasokan dana di pasar modal cukup untuk memenuhi lonjakan kebutuhan investasi komputasi.
Namun, ia juga mengingatkan adanya risiko: super-siklus teknologi tidak akan terus naik tanpa hambatan. Kendala utama yang menghambat terwujudnya transaksi AI berskala besar bukanlah kekurangan dana, melainkan biaya modal.
Selain itu, ia juga menyampaikan pandangannya tentang tata kelola AI. Menurutnya, tanggung jawab atas dampak AI pada akhirnya harus dipikul oleh individu yang menggunakannya, bukan oleh sistem teknologi itu sendiri.
Apakah Anda optimistis terhadap imbal hasil investasi jangka panjang dalam gelombang AI kali ini? Dengan dana dalam jumlah besar mengalir ke sektor komputasi, apa saja peluang dan risikonya? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar!
#AI资本开支

