Bagian tersulit dalam membuat produk dengan AI bukanlah menyuruhnya membuat kode, melainkan kamu harus terlebih dahulu memikirkan banyak hal dengan matang.

Baru-baru ini saya menulis artikel tentang merancang produk dengan AI. Namun, fokusnya bukan pada «seberapa hebat AI», melainkan pada keputusan-keputusan yang sama sekali tidak bisa dibantu AI.

Misalnya:
- Sebenarnya, fitur ini ditujukan untuk siapa?
- Sebaiknya alur ini dibuat sederhana atau fleksibel?
- Apakah masalah ini layak diselesaikan sekarang?

AI bisa membantumu membuat antarmuka dengan cepat, menulis logika, dan menyusun solusi. Namun, AI tidak tahu siapa penggunamu, apa yang kamu anggap penting, atau kompromi seperti apa yang bisa diterima oleh timmu.

Keputusan-keputusan ini tetap harus kamu ambil sendiri.

Dalam arti tertentu, AI membuat «berpikir matang» menjadi lebih penting, bukan sebaliknya. Sebab, AI bekerja begitu cepat. Jika arahnya salah, kamu akan salah besar dengan sangat efisien.

Ini adalah edisi ke-95 Newsletter saya. Saya berbagi beberapa momen pengambilan keputusan yang benar-benar saya alami dalam proses ini. Semoga bisa menjadi referensi bagi kamu yang sedang membuat produk dengan AI.

👉 https://newsletter.bearliu.com/p/designing-a-product-with-ai-the-decisions