Para perakit PC pasti sudah mulai merasakan sakitnya: harga RAM DDR5 di Jepang melonjak lebih dari 60% dalam tiga bulan. Sekarang, uang yang cukup untuk membeli satu set RAM tahun lalu bisa dipakai untuk merakit satu PC lengkap.
Ini bukan lelucon. Data IDC sudah jelas: kenaikan harga memori langsung menggerus permintaan—pengiriman ponsel pintar di Tiongkok pada Q3 sekitar 58,06 juta unit, turun 15,2% dibandingkan tahun lalu. Bukan karena produsen ponsel tak ingin menjual, tetapi harga memori begitu mahal hingga mereka terpaksa memangkas spesifikasi dan menaikkan harga. Konsumen pun memilih dengan dompet mereka.
Sementara itu, perusahaan hulu berpesta. Pendapatan Sandisk pada kuartal ini naik 378% dibandingkan tahun lalu, dengan margin kotor 85,1%—bahkan lebih tinggi daripada TSMC. Perusahaan itu langsung mengumumkan pemecahan saham 8 banding 1, dan CEO-nya menyatakan bahwa pusat data akan menyerap lebih dari 55% pasar penyimpanan pada 2027. Di sisi lain, Kioxia sudah turun 60% dari puncaknya pada Juni. Laporan keuangannya hari ini menjadi ujian besar; dengan ekspektasi yang tinggi, situasinya tak akan mudah.
Yang paling terpukul adalah Intel, yang dihantam balik oleh kenaikan harga memori: bahkan CEO Lip-Bu Tan sendiri mengatakan bahwa memori akan menjadi masalah paling berat pada 2027. Pasar PC lesu setidaknya hingga paruh pertama 2027, dan sahamnya turun 22% setelah jam perdagangan. AI menikmati keuntungan, sementara elektronik konsumen bahkan tak kebagian remah-remahnya.
Situasi di Timur Tengah juga belum mereda. Sebuah kapal tanker kembali menabrak ranjau dan terbakar di Selat Hormuz. Houthi langsung menyerang dua kilang besar Arab Saudi, Ras Tanura dan Abqaiq, bahkan bandara di Riyadh dan Dammam pun tak luput. Uni Eropa masih bersikeras akan melarang sepenuhnya gas Rusia pada 2027, sementara harga gas di Eropa sudah melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun.
Pajak AI kini menyebar dari kartu grafis ke memori, ponsel, dan tagihan listrik. Gelombang ini bukan sekadar gejolak pasar keuangan—biaya riil di dunia nyata benar-benar naik tajam.$BTC $ETH $SOL
NFA DYOR
#AI #存储芯片 #英特尔 #原油 #Bitcoin
Ini bukan lelucon. Data IDC sudah jelas: kenaikan harga memori langsung menggerus permintaan—pengiriman ponsel pintar di Tiongkok pada Q3 sekitar 58,06 juta unit, turun 15,2% dibandingkan tahun lalu. Bukan karena produsen ponsel tak ingin menjual, tetapi harga memori begitu mahal hingga mereka terpaksa memangkas spesifikasi dan menaikkan harga. Konsumen pun memilih dengan dompet mereka.
Sementara itu, perusahaan hulu berpesta. Pendapatan Sandisk pada kuartal ini naik 378% dibandingkan tahun lalu, dengan margin kotor 85,1%—bahkan lebih tinggi daripada TSMC. Perusahaan itu langsung mengumumkan pemecahan saham 8 banding 1, dan CEO-nya menyatakan bahwa pusat data akan menyerap lebih dari 55% pasar penyimpanan pada 2027. Di sisi lain, Kioxia sudah turun 60% dari puncaknya pada Juni. Laporan keuangannya hari ini menjadi ujian besar; dengan ekspektasi yang tinggi, situasinya tak akan mudah.
Yang paling terpukul adalah Intel, yang dihantam balik oleh kenaikan harga memori: bahkan CEO Lip-Bu Tan sendiri mengatakan bahwa memori akan menjadi masalah paling berat pada 2027. Pasar PC lesu setidaknya hingga paruh pertama 2027, dan sahamnya turun 22% setelah jam perdagangan. AI menikmati keuntungan, sementara elektronik konsumen bahkan tak kebagian remah-remahnya.
Situasi di Timur Tengah juga belum mereda. Sebuah kapal tanker kembali menabrak ranjau dan terbakar di Selat Hormuz. Houthi langsung menyerang dua kilang besar Arab Saudi, Ras Tanura dan Abqaiq, bahkan bandara di Riyadh dan Dammam pun tak luput. Uni Eropa masih bersikeras akan melarang sepenuhnya gas Rusia pada 2027, sementara harga gas di Eropa sudah melonjak ke level tertinggi dalam beberapa tahun.
Pajak AI kini menyebar dari kartu grafis ke memori, ponsel, dan tagihan listrik. Gelombang ini bukan sekadar gejolak pasar keuangan—biaya riil di dunia nyata benar-benar naik tajam.$BTC $ETH $SOL
NFA DYOR
#AI #存储芯片 #英特尔 #原油 #Bitcoin