🚨 KENAIKAN SUKU BUNGA PADA DESEMBER KINI SEMAKIN MUNGKIN TERJADI.

Data ekonomi AS terbaru memberi Federal Reserve alasan lain untuk tetap bersikap tegas terhadap inflasi.

Berikut yang baru saja terjadi:

🔥 Inflasi PCE Mencapai 3,6% Inflasi PCE AS naik menjadi 3,6%, level tertinggi dalam empat bulan. Ini menunjukkan bahwa inflasi masih menjadi tantangan serius.

📈 PCE Inti Naik Menjadi 3,1% PCE inti, yang tidak mencakup harga pangan dan energi, juga meningkat menjadi 3,1%, mencapai level tertinggi dalam empat bulan. Ini menjadi tanda lain bahwa tekanan inflasi mungkin belum mereda cukup cepat.

💪 PDB AS Melampaui Ekspektasi Ekonomi AS tumbuh 3,4% pada kuartal III, melampaui ekspektasi pasar sebesar 3,2%. Pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat menunjukkan bahwa perekonomian masih bertahan dengan baik.

Jadi, apa artinya ini bagi Fed?

Ketika inflasi naik dan ekonomi terus menunjukkan kekuatan, Federal Reserve mungkin punya lebih sedikit alasan untuk memangkas suku bunga. Sebaliknya, mempertahankan suku bunga tetap tinggi lebih lama—atau bahkan mempertimbangkan kenaikan lagi—bisa kembali menjadi pilihan.

⚠️ TAPI ADA CATATANNYA.

Kenaikan suku bunga pada Desember BELUM dipastikan.

Laporan CPI, PPI, dan ketenagakerjaan yang akan dirilis nanti akan sangat penting dalam menentukan keputusan Fed berikutnya. Jika inflasi tetap tinggi dan pasar tenaga kerja tetap kuat, kemungkinan kenaikan suku bunga bisa meningkat.

Jika inflasi mereda dan pasar tenaga kerja melemah, situasinya bisa berubah dengan cepat.

Intinya: Fed mungkin belum siap menyatakan bahwa inflasi telah berhasil dikendalikan. Desember bisa membawa kejutan besar jika rangkaian data berikutnya terus menunjukkan arah yang keliru.

Beberapa laporan ekonomi berikutnya bisa menjadi penentu.

Cermati datanya. Langkah Fed berikutnya bisa mengubah arah pasar.