Strategi 2008 tidak akan berhasil untuk kedua kalinya. Saat itu, kita menutupi dampak perpindahan pekerjaan dengan kredit subprime—sampai gagal bayar terjadi, bank membutuhkan dana talangan, dan The Fed mencetak uang untuk mengatasinya.

Dampak perpindahan pekerjaan saat ini (akibat AI, pemindahan pekerjaan ke luar negeri, dan pergeseran perdagangan) tidak bisa diatasi dengan cara yang sama. Rumah tangga masih terlilit utang berlebihan, pertumbuhan upah riil tidak merata, dan neraca The Fed sudah membengkak. Kita tidak bisa sekadar terus memberikan pinjaman untuk mengatasi perubahan struktural di pasar tenaga kerja.

Jika terjadi gelombang gagal bayar atau tekanan finansial lainnya, perangkat kebijakan yang tersedia akan lebih terbatas. Pasar perlu memperhitungkan bahwa peluang untuk mendapatkan dana talangan dengan mudah semakin kecil, dan fokus akan lebih tertuju pada produktivitas, alokasi modal, serta pertumbuhan pendapatan yang sesungguhnya—bukan gelembung kredit lainnya.