5,23 juta ETH dikunci dalam staking—sebuah perusahaan mempertaruhkan 86,5% dari kepemilikannya
🗣️ 你的看法呢,群里说
BitMine kembali men-staking 159.728 ETH, senilai sekitar 390 juta dolar AS berdasarkan harga saat ini. Total ETH yang di-staking kini mencapai 5,23 juta, atau 86,5% dari seluruh kepemilikannya. Ketua perusahaan ini adalah ahli strategi Wall Street, Tom Lee 🐋
Total cadangan ETH mereka sekitar 6,04 juta, senilai hampir 14,7 miliar dolar AS jika dihitung dengan harga 2.436 dolar. Artinya, mereka mengunci hampir semua ETH yang bisa dikunci dan hanya menyisakan kurang dari 14% di luar staking.
Menurut saya, ini bukan sekadar sikap bullish. Ini adalah pilihan untuk menukar likuiditas dengan imbal hasil 🦖
Mari kita hitung: 5,23 juta ETH dengan imbal hasil staking tahunan 2,6% menghasilkan pendapatan kotor sekitar 330 juta dolar AS per tahun. Angkanya memang terdengar besar, tetapi ada konsekuensinya: ETH ini tidak bisa dijual kapan saja. Untuk menariknya, mereka harus mengantre proses unstaking. Jika harga benar-benar jatuh, mereka hanya bisa menyaksikannya.
Yang lebih penting, imbal hasilnya sendiri sedang menurun. Jumlah ETH yang di-staking di seluruh jaringan mencetak rekor, sementara imbal hasil staking tahunan ETH sudah turun menjadi 2,6%—jauh di bawah kisaran 3%–4% yang diingat banyak orang. Semakin banyak ETH yang di-staking BitMine, semakin besar modal yang mereka gunakan untuk memperoleh imbal hasil yang semakin tipis.
Kontras kedua ada di sini: investor yang ingin memperoleh imbal hasil staking harus menjalankan node validator sendiri atau membeli saham perusahaan publik seperti ini yang men-staking aset di kasnya. Produk di pasar yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut tidak banyak. Inilah salah satu alasan sahamnya bisa diperdagangkan dengan premi maupun diskon.
Namun, angka 86,5% juga menunjukkan bahwa amunisinya hampir habis. Jika ingin menambah posisi, mereka harus menerbitkan saham atau obligasi, atau menunggu imbal hasil staking terkumpul perlahan. Ruang gerak mereka sudah tidak banyak ⚠️
Bagi investor biasa, yang patut diperhatikan bukanlah berapa banyak lagi ETH yang mereka beli, melainkan dua hal: pertama, jika tingkat staking ETH terus naik, apakah imbal hasil tahunan akan turun di bawah 2,5%; kedua, seberapa besar diskon harga saham perusahaan ini terhadap nilai aset bersihnya. Di situlah pasar benar-benar menunjukkan sikapnya.
Menurutmu, mengunci 80% kepemilikan dalam staking adalah kemenangan strategi jangka panjang institusi, atau sekadar menunda risiko?
Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.
Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti perkembangan Ethereum dan aktivitas dana institusi. Bukan cuma melihat apa yang terjadi dalam berita, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
🗣️ 你的看法呢,群里说
BitMine kembali men-staking 159.728 ETH, senilai sekitar 390 juta dolar AS berdasarkan harga saat ini. Total ETH yang di-staking kini mencapai 5,23 juta, atau 86,5% dari seluruh kepemilikannya. Ketua perusahaan ini adalah ahli strategi Wall Street, Tom Lee 🐋
Total cadangan ETH mereka sekitar 6,04 juta, senilai hampir 14,7 miliar dolar AS jika dihitung dengan harga 2.436 dolar. Artinya, mereka mengunci hampir semua ETH yang bisa dikunci dan hanya menyisakan kurang dari 14% di luar staking.
Menurut saya, ini bukan sekadar sikap bullish. Ini adalah pilihan untuk menukar likuiditas dengan imbal hasil 🦖
Mari kita hitung: 5,23 juta ETH dengan imbal hasil staking tahunan 2,6% menghasilkan pendapatan kotor sekitar 330 juta dolar AS per tahun. Angkanya memang terdengar besar, tetapi ada konsekuensinya: ETH ini tidak bisa dijual kapan saja. Untuk menariknya, mereka harus mengantre proses unstaking. Jika harga benar-benar jatuh, mereka hanya bisa menyaksikannya.
Yang lebih penting, imbal hasilnya sendiri sedang menurun. Jumlah ETH yang di-staking di seluruh jaringan mencetak rekor, sementara imbal hasil staking tahunan ETH sudah turun menjadi 2,6%—jauh di bawah kisaran 3%–4% yang diingat banyak orang. Semakin banyak ETH yang di-staking BitMine, semakin besar modal yang mereka gunakan untuk memperoleh imbal hasil yang semakin tipis.
Kontras kedua ada di sini: investor yang ingin memperoleh imbal hasil staking harus menjalankan node validator sendiri atau membeli saham perusahaan publik seperti ini yang men-staking aset di kasnya. Produk di pasar yang bisa memenuhi kebutuhan tersebut tidak banyak. Inilah salah satu alasan sahamnya bisa diperdagangkan dengan premi maupun diskon.
Namun, angka 86,5% juga menunjukkan bahwa amunisinya hampir habis. Jika ingin menambah posisi, mereka harus menerbitkan saham atau obligasi, atau menunggu imbal hasil staking terkumpul perlahan. Ruang gerak mereka sudah tidak banyak ⚠️
Bagi investor biasa, yang patut diperhatikan bukanlah berapa banyak lagi ETH yang mereka beli, melainkan dua hal: pertama, jika tingkat staking ETH terus naik, apakah imbal hasil tahunan akan turun di bawah 2,5%; kedua, seberapa besar diskon harga saham perusahaan ini terhadap nilai aset bersihnya. Di situlah pasar benar-benar menunjukkan sikapnya.
Menurutmu, mengunci 80% kepemilikan dalam staking adalah kemenangan strategi jangka panjang institusi, atau sekadar menunda risiko?
Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.
Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti perkembangan Ethereum dan aktivitas dana institusi. Bukan cuma melihat apa yang terjadi dalam berita, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀