🏦 Sama-sama tertulis APY 8%, tapi risikonya bisa berbeda sepuluh kali lipat? Deposit vault pinjaman DeFi menembus US$10 miliar

Menurut data Blockworks, sejak awal 2025, deposit di vault pinjaman DeFi tumbuh sekitar 2,5 kali lipat dan telah melampaui US$10 miliar pada Oktober 2026. Banyak orang mengejar imbal hasil 3% hingga 10%, bahkan lebih tinggi, dari stablecoin dan aset lainnya. Platform utamanya mencakup Morpho dan Aave.

Bagaimana cara kerja vault? Sederhananya, kamu menyetorkan uang, lalu “kurator” (curator) seperti Gauntlet menetapkan aturan manajemen risiko: kepada siapa dana dipinjamkan, agunan apa yang diterima, dan berapa proporsinya.

Nah, masalahnya ada di sini 👇
🔹 Kualitas agunannya berbeda: ada yang hanya menerima aset utama, ada pula yang menerima koin kecil atau token dengan struktur rumit
🔹 Likuiditasnya berbeda: saat pasar anjlok tajam, ada yang bisa ditarik kapan saja, sementara yang lain harus mengantre
🔹 Pembagian kredit macet: jika likuidasi tidak berjalan lancar, kerugian bisa ditanggung bersama oleh para penyimpan
🔹 Keputusan kurator: aturan ditetapkan oleh manusia, dan manusia bisa salah mengambil keputusan

Jadi, dua APY yang tampak sama di halaman bisa memiliki tingkat keamanan yang sama sekali berbeda. Kini S&P Global juga telah meluncurkan kerangka penilaian risiko. Sejumlah platform perbandingan mulai mengurai detail seperti penundaan penarikan dan pembagian kredit macet, sementara regulator juga mulai mengawasi sektor ini.

Menurut saya, vault bukanlah “menabung di bank”; lebih mirip menyerahkan uang kepada seorang manajer investasi. Sebelum menyetor, setidaknya periksa tiga hal: daftar agunan, apakah dana bisa ditarik kapan saja, dan siapa yang menanggung jika terjadi kredit macet. Jika imbal hasilnya jauh lebih tinggi daripada produk sejenis, tanyakan dulu: “Dari mana asal imbal hasil tambahan ini?”

Saat menyetor ke vault, apakah kamu memperhatikan siapa kuratornya, atau hanya melihat APY? Yuk, bahas di kolom komentar 👇

#DeFi #稳定币 #Aave #Morpho