Menteri Keuangan AS Scott Bessent membandingkan undang-undang stablecoin bersejarah pemerintahan Trump dengan reformasi perbankan yang diberlakukan pada masa Presiden Abraham Lincoln, dengan menyoroti kesamaan antara dua upaya untuk membangun kerangka nasional bagi mata uang Amerika yang terpisah lebih dari 160 tahun.

Dalam unggahan pada hari Rabu di X, Bessent memuji peraturan final Office of the Comptroller of the Currency (OCC) yang menerapkan GENIUS Act, dan menyebut undang-undang tersebut sebagai “momen penting dalam keuangan Amerika.”

Bessent membandingkannya dengan National Currency Act tahun 1863, yang membentuk kerangka federal bagi bank-bank berpiagam nasional untuk menerbitkan mata uang. Ia berpendapat bahwa GENIUS Act memiliki tujuan serupa untuk stablecoin pembayaran di era digital.

Bessent mengatakan aturan OCC akan mendukung “inovasi sektor swasta, persaingan, dan kepemimpinan Amerika dalam aset digital.”

Sumber: Scott Bessent

Seperti dilaporkan Cointelegraph pada Rabu, OCC telah merampungkan aturan yang mengatur cadangan stablecoin, penukaran, dan layanan terkait. Aturan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 18 Januari 2027.

Jonathan Gould, pengawas mata uang, menyebut peraturan tersebut sebagai “kerangka kerja yang jelas dan praktis untuk inovasi stablecoin pembayaran.”

Makna aturan stablecoin OCC bagi penerbit

GENIUS Act, yang disahkan menjadi undang-undang pada 2025, menetapkan kerangka peraturan federal untuk stablecoin pembayaran. Aturan final OCC menjabarkan penerapan kerangka tersebut bagi penerbit yang berada di bawah pengawasannya, termasuk persyaratan terkait cadangan, penukaran, dan manajemen risiko.

Mulai 18 Januari 2027, perusahaan yang menerbitkan stablecoin pembayaran di Amerika Serikat umumnya harus memperoleh persetujuan regulator berdasarkan GENIUS Act. Penerbitan stablecoin tanpa otorisasi yang diwajibkan dapat dikenai sanksi.

OCC menyatakan bahwa aturan final tersebut mencakup bank nasional, asosiasi tabungan federal, kantor cabang federal bank asing, serta perusahaan nonbank yang mengajukan persetujuan untuk menerbitkan stablecoin pembayaran di bawah pengawasan federal. Aturan itu juga mencakup sejumlah penerbit stablecoin pembayaran asing.

Aturan tersebut diberlakukan saat stablecoin berdenominasi dolar semakin banyak digunakan untuk pembayaran dan transfer uang, meskipun pertumbuhan total pasokannya telah terhenti.