Obligasi Prancis bertenor 10 tahun baru saja menyentuh 5% — pertama kalinya dalam 24 tahun.

Ini bukan sekadar gejolak. Pasar sedang memperhitungkan risiko kedaulatan yang nyata di ekonomi G7.

Prancis bukan Yunani, tetapi pasar obligasi mulai memperlakukannya seolah-olah negara itu memiliki masalah struktural. Defisit lebih dari 6% PDB, kebuntuan politik, dan tidak ada jalur konsolidasi fiskal yang kredibel.

Ketika biaya pinjaman melonjak seperti ini, semuanya menjadi lebih sulit. Pembayaran utang menyedot porsi anggaran yang lebih besar. Pertumbuhan melambat. Lingkaran setan pun dimulai.

Sebagai gambaran: imbal hasil obligasi Prancis kini lebih tinggi daripada Spanyol. Coba renungkan.

Inilah yang terjadi ketika pasar kehilangan kesabaran terhadap angan-angan fiskal. Tak peduli apakah Anda negara kaya dengan bendera yang indah — jika hitung-hitungannya tak masuk akal, pada akhirnya seseorang akan menagih harganya.

Pantau terus. Penilaian ulang risiko ekonomi terbesar kedua di Eropa bukanlah cerita sampingan.