🔥 Buyback dan pembakaran perdana Grvt resmi terlaksana: 1,1 juta GRVT dihapus secara permanen
Baru saja melihat Grvt menyelesaikan buyback + pembakaran token pertamanya. Dananya berasal dari keuntungan riil platform, bukan sekadar janji kosong.
🔹 Jumlah yang dibakar: 1,1 juta GRVT, hampir 1% dari suplai yang beredar
🔹 Transparansi: Dasbor terbuka; setiap detail dan hash transaksi bisa ditelusuri secara on-chain
🔹 Tahapan: Ini langkah pertama dari lima pembaruan menuju Grvt 2.0, yang ditargetkan rampung sebelum akhir November
Ada beberapa hal menarik dalam rencana 2.0:
🔹 Produk pendapatan tetap yang ditokenisasi, dengan target imbal hasil hingga 11%
🔹 Kontrak perpetual dengan funding rate yang stabil untuk aset seperti saham dan komoditas
🔹 Saldo di Earn bisa langsung digunakan sebagai margin trading, sehingga dana tetap menghasilkan bunga sekaligus likuid
Namun perlu diperjelas: 11% adalah target, bukan jaminan. Buyback juga ditentukan sendiri oleh pihak proyek, bukan komitmen yang sudah ditetapkan.
Menurut saya, buyback dari keuntungan yang bisa diverifikasi secara on-chain jauh lebih meyakinkan daripada sekadar menggaungkan “narasi deflasi”. Namun, pembakaran 1% ini lebih merupakan sinyal. Yang benar-benar menentukan harga token adalah apakah setelah 2.0 diluncurkan, pendapatan riil yang berkelanjutan mampu menopang buyback.
Mana yang lebih Anda perhatikan: buyback dan pembakaran proyek, atau kemampuan produk itu sendiri dalam menghasilkan imbal hasil? Yuk, diskusi di kolom komentar 👇
#Grvt #回购销毁 #DeFi #KontrakPerpetual
Baru saja melihat Grvt menyelesaikan buyback + pembakaran token pertamanya. Dananya berasal dari keuntungan riil platform, bukan sekadar janji kosong.
🔹 Jumlah yang dibakar: 1,1 juta GRVT, hampir 1% dari suplai yang beredar
🔹 Transparansi: Dasbor terbuka; setiap detail dan hash transaksi bisa ditelusuri secara on-chain
🔹 Tahapan: Ini langkah pertama dari lima pembaruan menuju Grvt 2.0, yang ditargetkan rampung sebelum akhir November
Ada beberapa hal menarik dalam rencana 2.0:
🔹 Produk pendapatan tetap yang ditokenisasi, dengan target imbal hasil hingga 11%
🔹 Kontrak perpetual dengan funding rate yang stabil untuk aset seperti saham dan komoditas
🔹 Saldo di Earn bisa langsung digunakan sebagai margin trading, sehingga dana tetap menghasilkan bunga sekaligus likuid
Namun perlu diperjelas: 11% adalah target, bukan jaminan. Buyback juga ditentukan sendiri oleh pihak proyek, bukan komitmen yang sudah ditetapkan.
Menurut saya, buyback dari keuntungan yang bisa diverifikasi secara on-chain jauh lebih meyakinkan daripada sekadar menggaungkan “narasi deflasi”. Namun, pembakaran 1% ini lebih merupakan sinyal. Yang benar-benar menentukan harga token adalah apakah setelah 2.0 diluncurkan, pendapatan riil yang berkelanjutan mampu menopang buyback.
Mana yang lebih Anda perhatikan: buyback dan pembakaran proyek, atau kemampuan produk itu sendiri dalam menghasilkan imbal hasil? Yuk, diskusi di kolom komentar 👇
#Grvt #回购销毁 #DeFi #KontrakPerpetual