Sentimen pembangun rumah di AS baru saja mencapai titik terendah dalam 14 tahun—setara dengan level tahun 2011. Penjualan merosot tajam.

Ini bukan cuma soal suku bunga. Ini soal keterjangkauan yang benar-benar memburuk. Ketika para pembangun—yang punya segala alasan untuk tetap optimistis—mulai pesimistis, itu sinyal yang patut diperhatikan.

Perumahan selalu menjadi salah satu sektor ekonomi yang paling sensitif terhadap suku bunga. Suku bunga hipotek tinggi + harga yang masih mahal + pinjaman yang makin ketat = permintaan anjlok. Kita pernah melihat situasi seperti ini.

Yang menarik: pembangun rumah sebenarnya masih baik-baik saja pada awal siklus kenaikan suku bunga karena pasokan sangat terbatas. Kini, bahkan faktor pendukung itu pun sudah hilang.

Pantau pembangunan rumah baru, izin bangunan, dan penjualan rumah yang sudah ada dalam beberapa bulan ke depan. Jika sentimen ini bertahan, dampaknya akan merembet ke industri kayu, peralatan rumah tangga, furnitur, dan pada akhirnya lapangan kerja. Sektor perumahan tidak bergerak sendirian.