Bank Sentral Rusia keluarkan kebijakan keras: 20 juta orang memegang 3,7 triliun rubel, mulai 2027 “kunci” harus diserahkan semua! 🔑😂
Pedoman terbaru yang baru saja diperbarui Bank Sentral Rusia langsung bikin heboh seluruh komunitas kripto berbahasa Rusia: mulai 1 Juli 2027, jual beli kripto langsung antarindividu (P2P) dianggap melanggar aturan; yang lebih keras lagi, kamu juga tak boleh memindahkan kripto dari akun yang patuh aturan ke dompet pribadi—Ledger, MetaMask, semuanya dilarang. Ke depannya, kalau mau bertransaksi kripto, hanya boleh lewat broker berlisensi dan beberapa kanal resmi pemerintah, seperti Sberbank dan VTB.
Mereka juga menyiapkan “paket perlindungan pemula”: investor biasa harus ikut ujian sebelum membeli kripto. Setelah lulus, mereka hanya boleh membeli maksimal 300 ribu rubel per tahun (kurang dari 4.000 dolar AS), dan pilihan koinnya terbatas pada BTC, ETH, dan USDT.
Narasi resminya adalah melindungi investor dan mencegah pencucian uang. Namun Samson Mow dari Jan3 langsung menanggapi dengan skeptis: P2P itu seperti rumput liar. Larangan bisa menekan bursa yang patuh aturan, tetapi tak bisa menghentikan transfer on-chain—dompet tak mengenal batas negara.
Sikap saya jelas: larangan ini bisa mengendalikan “permukaan”, tetapi tak bisa menjangkau “bawah tanah”. Namun, dampak paling besarnya bukan pada penegakan hukum, melainkan likuiditas—daya beli 20 juta orang akan terkunci di beberapa bank, sementara kedalaman pasar OTC bakal terkuras habis. Musuh terbesar “desentralisasi” sejak dulu bukanlah peretas, melainkan stempel resmi.
Tapi kalau dipikir-pikir, daftar koin yang dibatasi—BTC, ETH, dan USDT—tak ada satu pun yang salah pilih. Pejabatnya ternyata cukup paham.
Pada hari pertama, 1 Juli 2027, apakah aplikasi Sberbank bakal kewalahan sampai tumbang? Yuk, bahas di kolom komentar 👇
Ini pendapat pribadi, hanya sebagai referensi.
$BTC $ETH $USDT
#俄罗斯监管 #P2P #比特币 #MataUangKripto
Pedoman terbaru yang baru saja diperbarui Bank Sentral Rusia langsung bikin heboh seluruh komunitas kripto berbahasa Rusia: mulai 1 Juli 2027, jual beli kripto langsung antarindividu (P2P) dianggap melanggar aturan; yang lebih keras lagi, kamu juga tak boleh memindahkan kripto dari akun yang patuh aturan ke dompet pribadi—Ledger, MetaMask, semuanya dilarang. Ke depannya, kalau mau bertransaksi kripto, hanya boleh lewat broker berlisensi dan beberapa kanal resmi pemerintah, seperti Sberbank dan VTB.
Mereka juga menyiapkan “paket perlindungan pemula”: investor biasa harus ikut ujian sebelum membeli kripto. Setelah lulus, mereka hanya boleh membeli maksimal 300 ribu rubel per tahun (kurang dari 4.000 dolar AS), dan pilihan koinnya terbatas pada BTC, ETH, dan USDT.
Narasi resminya adalah melindungi investor dan mencegah pencucian uang. Namun Samson Mow dari Jan3 langsung menanggapi dengan skeptis: P2P itu seperti rumput liar. Larangan bisa menekan bursa yang patuh aturan, tetapi tak bisa menghentikan transfer on-chain—dompet tak mengenal batas negara.
Sikap saya jelas: larangan ini bisa mengendalikan “permukaan”, tetapi tak bisa menjangkau “bawah tanah”. Namun, dampak paling besarnya bukan pada penegakan hukum, melainkan likuiditas—daya beli 20 juta orang akan terkunci di beberapa bank, sementara kedalaman pasar OTC bakal terkuras habis. Musuh terbesar “desentralisasi” sejak dulu bukanlah peretas, melainkan stempel resmi.
Tapi kalau dipikir-pikir, daftar koin yang dibatasi—BTC, ETH, dan USDT—tak ada satu pun yang salah pilih. Pejabatnya ternyata cukup paham.
Pada hari pertama, 1 Juli 2027, apakah aplikasi Sberbank bakal kewalahan sampai tumbang? Yuk, bahas di kolom komentar 👇
Ini pendapat pribadi, hanya sebagai referensi.
$BTC $ETH $USDT
#俄罗斯监管 #P2P #比特币 #MataUangKripto