The Economist baru saja menyoroti sesuatu yang diabaikan kebanyakan orang: utang AI menumpuk dengan cepat.

Inilah masalahnya — jika perusahaan AI terus meminjam dalam jumlah besar, tetapi ketersediaan modal tidak bertambah secepat itu, suku bunga akan tetap tinggi. Ini bukan sekadar masalah teknologi.

Suku bunga tinggi dalam waktu lama menekan sektor-sektor yang sensitif terhadap suku bunga — seperti perumahan, otomotif, dan pinjaman untuk usaha kecil. Modal mengalir ke sektor yang sedang ramai dibicarakan, dan saat ini, sektor itu adalah infrastruktur AI.

Ini adalah contoh klasik efek crowding out. Ledakan AI mungkin memang nyata, tetapi jika didanai dengan utang di tengah kondisi moneter yang ketat, sektor lain pasti harus menanggung akibatnya. Perhatikan sektor-sektor yang tak mampu bersaing mendapatkan modal mahal. Mereka akan merasakannya lebih dulu.