Satu transfer lintas negara selesai dalam 2 menit, tetapi tiga bank besar Wall Street kompak mengatakan skalanya masih sangat kecil
🚨 行情变了群里说
Dalam panggilan konferensi laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan-perusahaan AS pekan ini, para eksekutif dari tiga bank besar—Goldman Sachs, Wells Fargo, dan Morgan Stanley—bergantian membahas tokenisasi. CEO Goldman Sachs, Solomon, mengibaratkannya dengan perdagangan elektronik yang menggantikan meja perdagangan manual 50 tahun lalu. CFO Wells Fargo, Santomassimo, berbicara lebih lugas: simpanan bertokenisasi sudah masuk tahap produksi, dan transfer lintas negara bisa tiba dalam waktu kurang dari 2 menit. Namun, tak satu pun dari ketiganya menyebutkan angka pendapatan. Justru inilah bagian yang paling patut dicermati 🦖
Mari kita lihat faktanya. Goldman Sachs membangun platform tokenisasinya sendiri, GS DAP, pada 2022. Juli tahun ini, mereka juga mengikuti uji coba perdagangan bertokenisasi selama setengah hari yang diselenggarakan Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) di AS. Lembaga kliring ini memproses transaksi senilai ratusan triliun dolar setiap tahun. Solomon mengakui bahwa bisnis ini saat ini masih kecil, hanya menyumbang sedikit. Simpanan bertokenisasi Wells Fargo benar-benar sudah beroperasi, tetapi volumenya juga masih kecil. Mereka tidak memiliki jaringan cabang luar negeri yang luas, sehingga justru ingin mengandalkan simpanan bertokenisasi untuk merebut bisnis pembayaran lintas negara. Pernyataan Morgan Stanley lebih menarik lagi: semakin cepat dan mudah aset dipindahkan, semakin besar kebutuhan klien akan saran dari penasihat keuangan 📈
Jika diterjemahkan, ketiga bank besar ini tidak sedang berusaha menggulingkan bisnis mereka sendiri. Mereka sedang mendefinisikan ulang tokenisasi. Dulu, Wall Street menganggap aset on-chain sebagai ancaman. Sekarang, mereka melihatnya sebagai produk baru, cara menjangkau klien baru, dan saluran distribusi baru. Goldman Sachs mengangkat contoh perdagangan elektronik 50 tahun lalu. Maksudnya jelas: saat itu pun tak ada yang percaya komputer akan menggantikan meja perdagangan. Namun, pada akhirnya bisnis perdagangan justru berkembang. Di sisi lain, kita juga perlu melihat kenyataannya: tak satu pun menyebutkan angka pendapatan. Artinya, ini masih tahap investasi, belum saatnya menuai hasil. Bagi proyek native on-chain, persaingan yang sesungguhnya bukan soal teknologi, melainkan soal basis klien yang memenuhi regulasi dan jalur kliring yang dimiliki bank-bank ini 💥
Yang lebih penting adalah kecepatannya. Pembayaran lintas negara Wells Fargo dalam 2 menit sudah diluncurkan, Morgan Stanley membidik pengelolaan kekayaan, sementara Goldman Sachs berfokus pada perdagangan. Ketiganya bergerak maju secara bersamaan. Ini menunjukkan tokenisasi sedang beralih dari tahap uji coba menjadi infrastruktur. Begitu proses kliring dan kustodian berjalan lancar, aset yang masuk ke blockchain bukan lagi sekadar konsep, melainkan pilihan standar ⚖️
Menurutmu, dalam gelombang tokenisasi ini, apakah Wall Street akan menelan dunia on-chain, atau justru dunia on-chain yang akan mengubah Wall Street? Yuk, diskusikan di kolom komentar.
Ketuk foto profil untuk menonton siaran langsung
Setiap hari kami mengajakmu mengikuti tren kripto. Bukan hanya melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
🚨 行情变了群里说
Dalam panggilan konferensi laporan keuangan kuartal ketiga perusahaan-perusahaan AS pekan ini, para eksekutif dari tiga bank besar—Goldman Sachs, Wells Fargo, dan Morgan Stanley—bergantian membahas tokenisasi. CEO Goldman Sachs, Solomon, mengibaratkannya dengan perdagangan elektronik yang menggantikan meja perdagangan manual 50 tahun lalu. CFO Wells Fargo, Santomassimo, berbicara lebih lugas: simpanan bertokenisasi sudah masuk tahap produksi, dan transfer lintas negara bisa tiba dalam waktu kurang dari 2 menit. Namun, tak satu pun dari ketiganya menyebutkan angka pendapatan. Justru inilah bagian yang paling patut dicermati 🦖
Mari kita lihat faktanya. Goldman Sachs membangun platform tokenisasinya sendiri, GS DAP, pada 2022. Juli tahun ini, mereka juga mengikuti uji coba perdagangan bertokenisasi selama setengah hari yang diselenggarakan Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC) di AS. Lembaga kliring ini memproses transaksi senilai ratusan triliun dolar setiap tahun. Solomon mengakui bahwa bisnis ini saat ini masih kecil, hanya menyumbang sedikit. Simpanan bertokenisasi Wells Fargo benar-benar sudah beroperasi, tetapi volumenya juga masih kecil. Mereka tidak memiliki jaringan cabang luar negeri yang luas, sehingga justru ingin mengandalkan simpanan bertokenisasi untuk merebut bisnis pembayaran lintas negara. Pernyataan Morgan Stanley lebih menarik lagi: semakin cepat dan mudah aset dipindahkan, semakin besar kebutuhan klien akan saran dari penasihat keuangan 📈
Jika diterjemahkan, ketiga bank besar ini tidak sedang berusaha menggulingkan bisnis mereka sendiri. Mereka sedang mendefinisikan ulang tokenisasi. Dulu, Wall Street menganggap aset on-chain sebagai ancaman. Sekarang, mereka melihatnya sebagai produk baru, cara menjangkau klien baru, dan saluran distribusi baru. Goldman Sachs mengangkat contoh perdagangan elektronik 50 tahun lalu. Maksudnya jelas: saat itu pun tak ada yang percaya komputer akan menggantikan meja perdagangan. Namun, pada akhirnya bisnis perdagangan justru berkembang. Di sisi lain, kita juga perlu melihat kenyataannya: tak satu pun menyebutkan angka pendapatan. Artinya, ini masih tahap investasi, belum saatnya menuai hasil. Bagi proyek native on-chain, persaingan yang sesungguhnya bukan soal teknologi, melainkan soal basis klien yang memenuhi regulasi dan jalur kliring yang dimiliki bank-bank ini 💥
Yang lebih penting adalah kecepatannya. Pembayaran lintas negara Wells Fargo dalam 2 menit sudah diluncurkan, Morgan Stanley membidik pengelolaan kekayaan, sementara Goldman Sachs berfokus pada perdagangan. Ketiganya bergerak maju secara bersamaan. Ini menunjukkan tokenisasi sedang beralih dari tahap uji coba menjadi infrastruktur. Begitu proses kliring dan kustodian berjalan lancar, aset yang masuk ke blockchain bukan lagi sekadar konsep, melainkan pilihan standar ⚖️
Menurutmu, dalam gelombang tokenisasi ini, apakah Wall Street akan menelan dunia on-chain, atau justru dunia on-chain yang akan mengubah Wall Street? Yuk, diskusikan di kolom komentar.
Ketuk foto profil untuk menonton siaran langsung
Setiap hari kami mengajakmu mengikuti tren kripto. Bukan hanya melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀