Pendiri HEX yang menghimpun lebih dari 1 miliar dolar AS ditahan di Istanbul. Di apartemennya ditemukan uang tunai 4 juta dolar AS dan 64 jam tangan mewah 🦖
📈 进群看今日思路
Media Turki IHA dan Daily Sabah melaporkan bahwa pada Rabu pagi, polisi Istanbul membawa Richard Heart, pendiri Hex dan PulseChain yang bernama asli Richard James Schueler, dari sebuah rumah di distrik Beşiktaş yang telah lebih dulu diawasi. Istrinya juga ikut dibawa. Operasi ini dibantu oleh badan intelijen nasional MIT dan melibatkan departemen kejahatan keuangan.
Red Notice ini diterbitkan pada Desember 2024 atas permintaan Finlandia, terkait tuduhan penipuan pajak yang diperberat. Finlandia juga mencarinya atas tuduhan penyerangan. Namun perlu diperjelas: Red Notice hanya merupakan permintaan agar polisi di berbagai negara membantu menemukan seseorang, bukan surat perintah penangkapan. Saat ini ia masih berstatus tersangka. Pihak Turki mengatakan belum ada keputusan apakah ia akan diekstradisi ke Finlandia ⚖️
Daftar barang yang ditemukan di lokasi lebih menarik perhatian. Sebuah media Turki menyebut polisi menemukan uang tunai sekitar 4 juta dolar AS, 64 jam tangan mewah, serta senjata api, komputer, dan mesin penambang kripto. Media lain menyebut uang tunainya 600 ribu dolar AS dan jam tangannya 24 buah. Polisi dan Interpol belum merilis daftar resmi. Angka yang berbeda-beda ini menunjukkan bahwa kasusnya masih berada di tahap awal.
Ini juga bukan pertama kalinya ia menghadapi masalah hukum. Pada 2023, SEC AS menggugat Heart serta Hex, PulseChain, dan PulseX karena diduga menawarkan sekuritas tanpa registrasi dan menghimpun lebih dari 1 miliar dolar AS. SEC juga menyebut bahwa ia menghabiskan setidaknya 12 juta dolar AS dana investor untuk mobil sport, jam tangan mewah, dan sebuah berlian hitam 555 karat bernama The Enigma. Namun, gugatan perdata itu ditolak hakim federal pada Februari 2025 karena pengadilan tidak memiliki yurisdiksi personal. Pada April tahun yang sama, SEC membatalkan rencana untuk mengubah gugatannya. Jalur perdata pun buntu, lalu kasus pidana terkait pajak mengambil alih.
Pasar sudah menunjukkan reaksinya. Setelah kabar ini muncul, Hex anjlok 25% hingga 45%, sementara PLS milik PulseChain turun 35% dalam sehari. Padahal, nilai Hex sudah tinggal secuil: turun lebih dari 99% dibandingkan harga tertingginya sekitar 0,44 dolar AS pada 2021 💥
Menurut saya, titik paling rapuh dari koin narasi lama seperti ini bukanlah teknologinya, melainkan pendirinya sendiri. Proyeknya menjual kultus individu, dan harga tokennya juga bertumpu pada kepercayaan terhadap orang tersebut. Begitu orangnya ditahan, tanpa laporan keuangan, tanpa dewan direksi, dan tanpa jalur ganti rugi yang bisa ditempuh, pemegang token bahkan tidak tahu harus meminta pertanggungjawaban kepada siapa. Jadi, berita penegakan hukum yang sama hanyalah gangguan jika terjadi pada Bitcoin, tetapi menjadi alasan untuk menjual habis jika terjadi pada koin-koin seperti ini.
Menurutmu, apakah koin yang mengandalkan sosok pendirinya masih layak diberi kesempatan untuk bangkit lagi? Yuk, ngobrol di kolom komentar 👀
Setiap hari, aku mengajakmu mengikuti isu-isu hangat seputar regulasi kripto. Bukan cuma melihat apa yang terjadi, tapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 🚀
📈 进群看今日思路
Media Turki IHA dan Daily Sabah melaporkan bahwa pada Rabu pagi, polisi Istanbul membawa Richard Heart, pendiri Hex dan PulseChain yang bernama asli Richard James Schueler, dari sebuah rumah di distrik Beşiktaş yang telah lebih dulu diawasi. Istrinya juga ikut dibawa. Operasi ini dibantu oleh badan intelijen nasional MIT dan melibatkan departemen kejahatan keuangan.
Red Notice ini diterbitkan pada Desember 2024 atas permintaan Finlandia, terkait tuduhan penipuan pajak yang diperberat. Finlandia juga mencarinya atas tuduhan penyerangan. Namun perlu diperjelas: Red Notice hanya merupakan permintaan agar polisi di berbagai negara membantu menemukan seseorang, bukan surat perintah penangkapan. Saat ini ia masih berstatus tersangka. Pihak Turki mengatakan belum ada keputusan apakah ia akan diekstradisi ke Finlandia ⚖️
Daftar barang yang ditemukan di lokasi lebih menarik perhatian. Sebuah media Turki menyebut polisi menemukan uang tunai sekitar 4 juta dolar AS, 64 jam tangan mewah, serta senjata api, komputer, dan mesin penambang kripto. Media lain menyebut uang tunainya 600 ribu dolar AS dan jam tangannya 24 buah. Polisi dan Interpol belum merilis daftar resmi. Angka yang berbeda-beda ini menunjukkan bahwa kasusnya masih berada di tahap awal.
Ini juga bukan pertama kalinya ia menghadapi masalah hukum. Pada 2023, SEC AS menggugat Heart serta Hex, PulseChain, dan PulseX karena diduga menawarkan sekuritas tanpa registrasi dan menghimpun lebih dari 1 miliar dolar AS. SEC juga menyebut bahwa ia menghabiskan setidaknya 12 juta dolar AS dana investor untuk mobil sport, jam tangan mewah, dan sebuah berlian hitam 555 karat bernama The Enigma. Namun, gugatan perdata itu ditolak hakim federal pada Februari 2025 karena pengadilan tidak memiliki yurisdiksi personal. Pada April tahun yang sama, SEC membatalkan rencana untuk mengubah gugatannya. Jalur perdata pun buntu, lalu kasus pidana terkait pajak mengambil alih.
Pasar sudah menunjukkan reaksinya. Setelah kabar ini muncul, Hex anjlok 25% hingga 45%, sementara PLS milik PulseChain turun 35% dalam sehari. Padahal, nilai Hex sudah tinggal secuil: turun lebih dari 99% dibandingkan harga tertingginya sekitar 0,44 dolar AS pada 2021 💥
Menurut saya, titik paling rapuh dari koin narasi lama seperti ini bukanlah teknologinya, melainkan pendirinya sendiri. Proyeknya menjual kultus individu, dan harga tokennya juga bertumpu pada kepercayaan terhadap orang tersebut. Begitu orangnya ditahan, tanpa laporan keuangan, tanpa dewan direksi, dan tanpa jalur ganti rugi yang bisa ditempuh, pemegang token bahkan tidak tahu harus meminta pertanggungjawaban kepada siapa. Jadi, berita penegakan hukum yang sama hanyalah gangguan jika terjadi pada Bitcoin, tetapi menjadi alasan untuk menjual habis jika terjadi pada koin-koin seperti ini.
Menurutmu, apakah koin yang mengandalkan sosok pendirinya masih layak diberi kesempatan untuk bangkit lagi? Yuk, ngobrol di kolom komentar 👀
Setiap hari, aku mengajakmu mengikuti isu-isu hangat seputar regulasi kripto. Bukan cuma melihat apa yang terjadi, tapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 🚀