Produksi industri AS melonjak 0,7% pada September—jauh di atas perkiraan 0,4%. Ditambah lagi, data penjualan ritel dan ketenagakerjaan kemarin juga kuat.

Namun, ada sisi lainnya: harga impor naik 1,1%, juga lebih tinggi dari perkiraan. Angka ini sejalan dengan data CPI dan PPI pekan ini.

Jadi, momentum pertumbuhan *dan* inflasi yang sulit mereda sama-sama ada. Tugas The Fed pun semakin berat. Pasar terus memperkirakan pemangkasan suku bunga—tetapi kenyataan terus mengingatkan, "jangan buru-buru."

Di sinilah orang perlu berhenti berasumsi bahwa jalan ke depan akan mudah. Ekonomi yang kuat tidak selalu berarti portofolio akan untung jika inflasi tak kunjung terkendali.