$DNA
BTC memantul kembali dari sekitar 80.000 dolar AS, malah membuat saya tak berani buru-buru bersikap bullish
Saat memantau pasar kemarin, yang paling saya perhatikan bukanlah seberapa banyak BTC turun, melainkan apakah ada dana yang bersedia masuk setelah harganya jatuh.
Hingga 16 Oktober, laporan pasar yang tersedia untuk umum menunjukkan bahwa BTC sempat turun di bawah 80.000 dolar AS, lalu memantul ke kisaran 82.000 dolar AS. Tekanan inflasi, ekspektasi suku bunga, serta risiko pendanaan di industri AI dapat memengaruhi selera risiko investor. Harga yang memantul bukan berarti risikonya sudah berlalu.
Menurut saya, kesalahan yang paling mudah dilakukan sekarang adalah melihat satu candle bullish besar lalu mengira bull market sudah kembali.
Jika BTC mampu bertahan di atas level support penting dan volume perdagangan ikut meningkat, pantulan ini akan lebih meyakinkan. Namun, jika harga naik tanpa peningkatan volume yang berarti, atau segera jatuh kembali ke level penting, bisa jadi itu hanya aksi beli kembali oleh dana jangka pendek.
Berikutnya, saya akan mengamati tiga hal:
1️⃣ Apakah BTC mampu bertahan di kisaran harga setelah memantul.
2️⃣ Apakah ETH dan altcoin utama ikut naik, bukan hanya BTC yang bergerak sendiri.
3️⃣ Setelah data makroekonomi dirilis, apakah ekspektasi pasar terhadap suku bunga terus berubah.
Menurut saya, yang benar-benar layak dilakukan bukanlah menebak titik terendah, melainkan menunggu sinyal pasar yang lebih jelas.
Menurut Anda, apakah pantulan BTC kali ini merupakan awal dari kenaikan baru, atau sekadar jeda dalam proses penurunan?
#加密市场 Hari ini Alpha masih belum berhasil merebut 255 poin, sampai bikin Da Mao kesal setengah mati!
BTC memantul kembali dari sekitar 80.000 dolar AS, malah membuat saya tak berani buru-buru bersikap bullish
Saat memantau pasar kemarin, yang paling saya perhatikan bukanlah seberapa banyak BTC turun, melainkan apakah ada dana yang bersedia masuk setelah harganya jatuh.
Hingga 16 Oktober, laporan pasar yang tersedia untuk umum menunjukkan bahwa BTC sempat turun di bawah 80.000 dolar AS, lalu memantul ke kisaran 82.000 dolar AS. Tekanan inflasi, ekspektasi suku bunga, serta risiko pendanaan di industri AI dapat memengaruhi selera risiko investor. Harga yang memantul bukan berarti risikonya sudah berlalu.
Menurut saya, kesalahan yang paling mudah dilakukan sekarang adalah melihat satu candle bullish besar lalu mengira bull market sudah kembali.
Jika BTC mampu bertahan di atas level support penting dan volume perdagangan ikut meningkat, pantulan ini akan lebih meyakinkan. Namun, jika harga naik tanpa peningkatan volume yang berarti, atau segera jatuh kembali ke level penting, bisa jadi itu hanya aksi beli kembali oleh dana jangka pendek.
Berikutnya, saya akan mengamati tiga hal:
1️⃣ Apakah BTC mampu bertahan di kisaran harga setelah memantul.
2️⃣ Apakah ETH dan altcoin utama ikut naik, bukan hanya BTC yang bergerak sendiri.
3️⃣ Setelah data makroekonomi dirilis, apakah ekspektasi pasar terhadap suku bunga terus berubah.
Menurut saya, yang benar-benar layak dilakukan bukanlah menebak titik terendah, melainkan menunggu sinyal pasar yang lebih jelas.
Menurut Anda, apakah pantulan BTC kali ini merupakan awal dari kenaikan baru, atau sekadar jeda dalam proses penurunan?
#加密市场 Hari ini Alpha masih belum berhasil merebut 255 poin, sampai bikin Da Mao kesal setengah mati!
