Bitcoin lebih dulu turun ke level terendah dalam empat minggu, sementara jumlah dompet penimbun koin melonjak ke rekor tertinggi, 20.338 🦖

💡 群里更新数据解读

Platform data on-chain Santiment mengunggah cuitan pada 16 Oktober, menyebut jumlah dompet yang menyimpan 10 hingga 10.000 bitcoin telah meningkat menjadi 20.338, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Jumlah dompet ini terus bertambah sejak pertengahan Juli.

Kedengarannya seperti kabar baik, tetapi begitu dibandingkan dengan harga, kontrasnya langsung terlihat.

Pada hari yang sama, bitcoin sempat dihantam turun ke 79.800 dolar AS, level terendah dalam empat minggu. Harganya hanya bertahan dua jam di bawah 80.000 dolar AS sebelum dibeli kembali, lalu pulih ke 82.500 dolar AS dalam dua jam. Kenaikan dalam 24 jam sekitar 1,3%, dan harga saat ini bergerak di sekitar 82.000 dolar AS 📈

Di satu sisi, harga mencetak level terendah belakangan ini. Di sisi lain, jumlah dompet milik para pemegang besar yang menaruh uang sungguhan mencetak rekor tertinggi.

Perhitungannya jadi lebih terasa: sebuah dompet yang memiliki setidaknya 10 koin bernilai sekitar 820.000 dolar AS jika dihitung dengan harga 82.000 dolar. Dompet terbesar dengan 10.000 koin bernilai hampir 820 juta dolar AS. Keberadaan 20.338 dompet seperti ini berarti aset kripto sedikit demi sedikit berpindah dari tangan investor ritel ke tangan mereka yang memiliki modal kuat 🐋

Namun, ada satu jebakan yang perlu diperjelas: bertambahnya jumlah dompet bukan berarti semuanya sedang membeli. Bisa juga koin dipindahkan dari bursa ke penyimpanan mandiri, atau alamat kustodian di balik ETF sedang dipecah. Hanya dengan melihat jumlah dompet, kita tidak bisa membedakan apakah mereka menambah posisi atau sekadar memindahkan aset ⚠️

Menurut saya, ini lebih terlihat seperti redistribusi aset, bukan lonjakan permintaan yang tiba-tiba. Alamat milik pemegang besar terus bertambah saat harga turun, yang menunjukkan bahwa koin yang dilepas karena panik diserap oleh pembeli. Namun, apakah pembelian itu bisa mendorong harga naik, masih bergantung pada apakah permintaan di pasar spot ikut meningkat.

Ada dua sinyal yang patut dipantau. Pertama, apakah bitcoin bisa kembali bertahan di atas 84.000 dolar AS—level yang sempat dicapai setelah kenaikan pada Rabu menyusul data inflasi. Bertahan di atasnya baru bisa dianggap sebagai tanda bahwa pembeli sungguhan telah masuk. Kedua, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah kembali ke 5,07%. Data inflasi yang lebih panas dari perkiraan berarti tekanan terhadap valuasi aset berisiko belum mereda 👀

Menurut Anda, apakah para pemegang besar diam-diam sedang mengakumulasi, atau hanya memindahkan aset ke tempat lain? Yuk, bahas di kolom komentar.

Ketuk foto profil untuk menonton siaran langsung.

Setiap hari, kami mengajak Anda mengikuti topik hangat seputar data on-chain bitcoin. Bukan cuma melihat apa yang terjadi dalam berita, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀