Di ambang US$80.000, tekanan beli tiba-tiba kehabisan napas, indikator on-chain lebih dulu memberi sinyal
👉 进群看盘面
Indikator utama yang dipantau platform analisis on-chain Alphractal adalah selisih tekanan beli dan jual. Angka ini sedang menurun. Harga Bitcoin sempat merosot mendekati US$80.000 sebelum akhirnya susah payah naik kembali ke kisaran US$82.000. Pergerakan dalam rentang sempit ini merupakan gambaran klasik tarik-menarik antara kubu bullish dan bearish 🦖
João Wedson, pendiri Alphractal, menyampaikan pandangannya dengan hati-hati. Penurunan indikator belum berarti sinyal jual sudah terkonfirmasi. Namun, jika terus turun selama beberapa hari, bahkan berubah menjadi negatif, itu berarti pihak penjual sudah sepenuhnya mengambil alih kendali dan risiko penurunan akan meningkat tajam ⚠️
Yang lebih perlu diperhatikan adalah rantai dampaknya. Platform tersebut mengingatkan bahwa ketika median imbal hasil altcoin dalam 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar melampaui Bitcoin, volatilitas altcoin biasanya meningkat tajam setelahnya. Kekuatan relatif seperti ini sulit bertahan lama. Berdasarkan siklus historis, pasar biasanya mengalami pergeseran struktural setiap sekitar 60 hari. Pada masa peralihan, dana cenderung keluar dari aset berisiko tinggi dan berlindung di Bitcoin serta stablecoin 📉
Artinya, ketika tekanan beli Bitcoin saja sudah tidak cukup, kenaikan altcoin pun tak punya fondasi. Jika tekanan beli Bitcoin terus melemah, penurunan altcoin bisa jauh lebih dalam daripada koin-koin utama. Stablecoin dan Bitcoin justru bisa menjadi tempat berlindung sementara.
Di sisi lain, keyakinan lama juga mulai runtuh. Anggapan yang lama digaungkan pasar bahwa Oktober pasti membawa kenaikan kini terbantahkan oleh kenyataan. Bernardo Brittes, salah satu pendiri sekaligus CEO TraceFinance, mengatakan kepada CryptoPotato bahwa Oktober memang mencatat kenaikan sebanyak 10 kali dalam 13 tahun terakhir. Namun, jumlah sampelnya terlalu kecil. Saat itu, pasar digerakkan oleh sentimen investor ritel dan leverage, sangat berbeda dengan struktur pasar sekarang yang didominasi institusi.
Ia juga mengingatkan bahwa tahun lalu sudah mematahkan rekor kenaikan Bitcoin selama enam Oktober berturut-turut. Pola musiman itu sendiri mulai kehilangan daya. Saat ini, faktor yang benar-benar menentukan harga Bitcoin adalah arus dana ETF, tingkat suku bunga, dan pergerakan dolar AS—bukan label bulan di kalender.
Jadi, hanya ada satu momen penentu utama bulan ini: rapat Federal Reserve pada 27–28 Oktober. Keputusan suku bunga dan arah dolar akan langsung menentukan ke mana arus dana ETF bergerak, lalu berdampak pada harga Bitcoin. Menurut saya, pergerakan kali ini lebih mirip pengumpulan tenaga sebelum menentukan arah, bukan tanda bahwa tren sudah berakhir. Namun, empat kata “tekanan beli melemah” layak masuk daftar pantauanmu untuk diperiksa setiap hari 👀
Yuk, ngobrol di kolom komentar: menurutmu, apakah ini awal pembalikan arah atau hanya jebakan penurunan sekali lagi?
Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti tren terbaru di dunia kripto. Bukan sekadar melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
👉 进群看盘面
Indikator utama yang dipantau platform analisis on-chain Alphractal adalah selisih tekanan beli dan jual. Angka ini sedang menurun. Harga Bitcoin sempat merosot mendekati US$80.000 sebelum akhirnya susah payah naik kembali ke kisaran US$82.000. Pergerakan dalam rentang sempit ini merupakan gambaran klasik tarik-menarik antara kubu bullish dan bearish 🦖
João Wedson, pendiri Alphractal, menyampaikan pandangannya dengan hati-hati. Penurunan indikator belum berarti sinyal jual sudah terkonfirmasi. Namun, jika terus turun selama beberapa hari, bahkan berubah menjadi negatif, itu berarti pihak penjual sudah sepenuhnya mengambil alih kendali dan risiko penurunan akan meningkat tajam ⚠️
Yang lebih perlu diperhatikan adalah rantai dampaknya. Platform tersebut mengingatkan bahwa ketika median imbal hasil altcoin dalam 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar melampaui Bitcoin, volatilitas altcoin biasanya meningkat tajam setelahnya. Kekuatan relatif seperti ini sulit bertahan lama. Berdasarkan siklus historis, pasar biasanya mengalami pergeseran struktural setiap sekitar 60 hari. Pada masa peralihan, dana cenderung keluar dari aset berisiko tinggi dan berlindung di Bitcoin serta stablecoin 📉
Artinya, ketika tekanan beli Bitcoin saja sudah tidak cukup, kenaikan altcoin pun tak punya fondasi. Jika tekanan beli Bitcoin terus melemah, penurunan altcoin bisa jauh lebih dalam daripada koin-koin utama. Stablecoin dan Bitcoin justru bisa menjadi tempat berlindung sementara.
Di sisi lain, keyakinan lama juga mulai runtuh. Anggapan yang lama digaungkan pasar bahwa Oktober pasti membawa kenaikan kini terbantahkan oleh kenyataan. Bernardo Brittes, salah satu pendiri sekaligus CEO TraceFinance, mengatakan kepada CryptoPotato bahwa Oktober memang mencatat kenaikan sebanyak 10 kali dalam 13 tahun terakhir. Namun, jumlah sampelnya terlalu kecil. Saat itu, pasar digerakkan oleh sentimen investor ritel dan leverage, sangat berbeda dengan struktur pasar sekarang yang didominasi institusi.
Ia juga mengingatkan bahwa tahun lalu sudah mematahkan rekor kenaikan Bitcoin selama enam Oktober berturut-turut. Pola musiman itu sendiri mulai kehilangan daya. Saat ini, faktor yang benar-benar menentukan harga Bitcoin adalah arus dana ETF, tingkat suku bunga, dan pergerakan dolar AS—bukan label bulan di kalender.
Jadi, hanya ada satu momen penentu utama bulan ini: rapat Federal Reserve pada 27–28 Oktober. Keputusan suku bunga dan arah dolar akan langsung menentukan ke mana arus dana ETF bergerak, lalu berdampak pada harga Bitcoin. Menurut saya, pergerakan kali ini lebih mirip pengumpulan tenaga sebelum menentukan arah, bukan tanda bahwa tren sudah berakhir. Namun, empat kata “tekanan beli melemah” layak masuk daftar pantauanmu untuk diperiksa setiap hari 👀
Yuk, ngobrol di kolom komentar: menurutmu, apakah ini awal pembalikan arah atau hanya jebakan penurunan sekali lagi?
Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti tren terbaru di dunia kripto. Bukan sekadar melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀