Topik kripto hari ini:

Ketika stablecoin menjadi jalur perbankan, tokenisasi memasuki skala baru.

Hari ini, Cross River Bank (Amerika Serikat) mengumumkan integrasi RLUSD, stablecoin Ripple yang dipatok ke dolar AS, ke dalam sistem perbankan intinya. Bagi mitra fintech-nya, penyelesaian transaksi di XRP Ledger menjadi jalur pembayaran yang dapat diakses melalui satu API, berdampingan dengan ACH dan transfer bank.

Hal-hal penting:

1️⃣ Infrastruktur blockchain tersamarkan di balik API: perusahaan tak lagi perlu membangun teknologi sendiri.

2️⃣ Bank tradisional mulai bergerak: Standard Chartered dan LMAX juga menguji penggunaan RLUSD untuk kustodian dan agunan bagi klien institusional.

3️⃣ Adopsi oleh bank ≠ nilai token XRP: bank menggunakan RLUSD sebagai instrumen penyelesaian transaksi, dan stablecoin ini tersedia di beberapa blockchain.

4️⃣ Tetap waspada: akses terbatas di negara bagian tertentu di AS, tanpa jadwal perluasan yang diumumkan.

Bagi bank, regulator, dan investor, pertanyaannya bukan lagi “blockchain atau keuangan tradisional?” melainkan “bagaimana keduanya dapat berjalan berdampingan dalam kerangka yang patuh terhadap regulasi?”
$BNB
Bagaimana menurut Anda?

#Ripple #RLUSD #XRPL #Stablecoin #Blockchain #Tokenisasi #AsetKripto #KeuanganDigital #Perbankan #Fintech #Regulasi #Pembayaran