AI menulis 75% kode, tetapi tidak membuat dirinya berkembang lebih cepat. Google sendiri menyiram air dingin pada gagasan AI berevolusi sendiri 🦖

🕐 最新解读群里更新

Yang melakukan penelitian ini adalah Google DeepMind, salah satu laboratorium AI terbesar di dunia. Yang diteliti adalah hipotesis bernama peningkatan diri rekursif: AI menciptakan versi dirinya yang lebih cerdas, lalu versi itu menciptakan generasi berikutnya yang lebih cerdas lagi—begitu cepat hingga manusia tak sempat menguji, mengawasi, atau bahkan mematikannya. Kesimpulannya tertulis dalam laporan keselamatan model unggulan terbaru yang dirilis pada 14 Oktober: tidak ditemukan bukti adanya percepatan.

Mari lihat tiga angka. Pertama, saat ini AI menulis lebih dari 75% kode produksi Google DeepMind. Proporsi perubahan kode yang sepenuhnya ditangani AI naik dari 7,5% pada April menjadi 11,9% pada September. Penggunaannya memang makin meluas. Kedua, sekitar 88% perubahan kode masih membutuhkan arahan manusia dalam beberapa putaran, atau bahkan ditulis sendiri oleh manusia. Ketiga, indeks kemampuan gabungan internal yang digunakan untuk mengukur kemampuan—menggabungkan 123 model dan 92 tolok ukur menjadi satu skor—naik sekitar 0,1 poin setiap bulan. Bahkan setelah 1 April 2026, tidak terlihat percepatan yang signifikan secara statistik.

Bentuk kurvanya lebih menjelaskan. Generasi model unggulan pada akhir 2024 mendapat skor sekitar 0,5 poin. Generasi sebelumnya, pada September tahun ini, sedikit di atas 2,9 poin. Hampir setiap versi mengikuti garis lurus. Argon terbaru, dengan skor sekitar 3,3 poin, adalah satu-satunya titik yang menonjol, tetapi rentang ketidakpastiannya cukup lebar hingga masih bersinggungan dengan garis tren. Peneliti yang terlibat dalam evaluasi, Haydn Belfield, menjelaskan bahwa keunggulan ini terutama berasal dari peningkatan komputasi dan investasi organisasi, bukan karena AI mempercepat dirinya sendiri.

Data pekerjaan yang benar-benar dilakukan menunjukkan hal yang lebih jelas. Google memeriksa 1.389 catatan kerja Argon yang bertindak sebagai agen internal perusahaan. Kesimpulannya: semakin besar tugasnya, semakin kecil kemungkinan Argon menyelesaikannya secara mandiri dan semakin sering manusia harus turun tangan. Untuk tugas rekayasa riset internal, Argon hanya berhasil menyelesaikan sekitar setengahnya, sementara DeepMind menetapkan 90% sebagai ambang otomatisasi penuh. Survei terhadap 12 pemimpin senior dan peneliti juga menunjukkan bahwa otomatisasi paling tinggi terjadi pada tugas dengan instruksi jelas dan hasil yang bisa diverifikasi. Yang paling rendah adalah gagasan ilmiah terbuka, merancang eksperimen baru, mendiagnosis ketidakstabilan pelatihan, serta penilaian riset jangka panjang.

Konteksnya juga perlu diperjelas. Sebulan lalu, CEO Anthropic Dario Amodei secara terbuka mengatakan bahwa peningkatan diri rekursif sudah mengalami percepatan. Sam Altman dan Elon Musk ikut mengiyakan. Pernyataan itu langsung membuat saham chip anjlok hampir 6% pada hari yang sama. Pada saat bersamaan, Bitcoin justru naik ⚠️

Menurut saya, audit ini bukan pernyataan bahwa AI tidak mampu. Audit ini justru menarik asumsi tentang percepatan yang tak terkendali turun dari ekspektasi pasar. Bagi pasar kripto, sebagian valuasi aset yang mendapat premi dari narasi AI memang didasarkan pada anggapan bahwa AI akan terus melaju makin cepat dengan sendirinya. Kini, perusahaan yang paling piawai membangun AI menggunakan data internalnya untuk mengatakan bahwa hal itu tidak terjadi. Dalam jangka pendek, tentu ini menjadi sentimen negatif. Namun, angka 75% dan 11,9% juga menunjukkan bahwa AI sudah tertanam kuat dalam proses produksi. Kebutuhan mendasar ekonomi agen akan pembayaran dan penyelesaian transaksi pun tidak terbantahkan 📉

Sekilas melihat pasar: Bitcoin bergerak di sekitar 82.000 dolar AS, Ethereum bertahan di bawah 2.500 dolar AS. Dalam sepekan terakhir, probabilitas kenaikan suku bunga Fed pada Oktober yang tercermin di pasar naik dari 18% menjadi 29%. Dengan kata lain, saat narasi AI mendingin, ketegangan di sisi makro justru meningkat.

Menurutmu, mana yang akan terjadi lebih dulu: AI lepas kendali dengan sendirinya, atau klaim itu perlahan terbantahkan oleh data seperti ini? Jika kepanikan soal percepatan AI muncul lagi, apakah Bitcoin akan kembali menjadi tempat pelarian dana seperti sebelumnya? Yuk, bahas di kolom komentar.

Klik foto profil untuk menonton siaran langsung.

Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti perkembangan AI dan kripto—bukan sekadar melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀