Inflasi melonjak, Bitcoin sempat menembus US$80.000 sebelum naik lagi ke US$82.000 sejam kemudian 🦖
Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan September naik 6,3% secara tahunan, jauh di atas perkiraan pasar sebesar 5,3%—selisih 100 basis poin. Ini merupakan kenaikan bulanan terbesar sejak Maret 2022. Sehari sebelumnya, CPI juga baru saja melampaui ekspektasi, jadi pasar memang sudah tegang.

🚨 行情变了群里说

Bitcoin sempat turun ke US$80.983, level terendah sejak 18 September, dengan penurunan terdalam sekitar 3% dalam sehari. Ethereum, XRP, dan Solana turun lebih tajam. Namun, setelah posisi short dilikuidasi secara beruntun, harga kembali naik ke atas US$82.000 💥
Yang paling tidak biasa justru terjadi di sisi lain: meski data inflasi sepanas itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS malah turun. Imbal hasil obligasi 30 tahun turun 8 basis poin menjadi 5,08%, jauh di bawah level tertinggi terbaru 5,36%. Imbal hasil 10 tahun juga turun sekitar 3%.
Robin Brooks, mantan kepala strategi valuta asing Goldman Sachs, pernah menghitung korelasi 30 hari antara data yang melampaui ekspektasi dan imbal hasil obligasi 10 tahun. Angkanya turun dari hampir 0,6 pada awal tahun ini menjadi nyaris nol pada akhir Agustus. Menurutnya, pasar sekarang berfokus pada arah defisit fiskal, bukan datanya sendiri.
Ekspektasi kenaikan suku bunga juga mereda. Data CME menunjukkan peluang kenaikan suku bunga bulan ini ke kisaran 4%–4,25% tinggal 29%, padahal setelah pengumuman CPI, angkanya sempat mendekati 50% ⚠️
Dari sisi teknikal, EMA 21 minggu dan 50 minggu masing-masing berada di US$76.144 dan US$78.459. Analis Rekt Capital menilai bahwa pada fase awal pasar bullish, harga biasanya menguji kembali kedua garis ini sebelum melanjutkan kenaikan. Sementara itu, Aksel Kibar mengatakan penutupan pekan lalu di US$83.700 belum menunjukkan momentum penembusan yang kuat. Batas atas kisaran berada di US$82.800.
Terjemahan saya: makin panas data, makin turun imbal hasil—ini menunjukkan pasar sekarang memperhitungkan stagflasi dan defisit fiskal, bukan kenaikan suku bunga. Bitcoin bisa bangkit karena posisi short terjepit, bukan karena tekanan beli menguat. Untuk memastikan tren berbalik bullish, kita perlu melihat apakah harganya bisa kembali bertahan di atas batas atas kisaran US$82.800.
Menurutmu, kali ini Bitcoin sudah pulih dari penurunan tajam atau hanya memantul sebelum kembali menguji US$78.000? Yuk, diskusi di kolom komentar.
Setiap hari, aku mengajakmu mengikuti berita utama pasar kripto. Bukan cuma melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀