Departemen Tenaga Kerja AS baru saja mengumumkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) bulan September naik 3,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan pasar sebesar 3,6%, dan langsung memicu gejolak besar di pasar keuangan.

Inflasi yang lebih persisten dari perkiraan awalnya membuat pasar khawatir bahwa Fed akan terus memperketat kebijakan moneter. Namun, kenaikan imbal hasil obligasi segera mereda setelah investor kembali mempertimbangkan pernyataan dovish terbaru dari para pejabat Fed.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun berbalik turun setelah menyentuh level tertinggi dalam dua minggu, sehingga dolar AS kembali stabil. Probabilitas kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya juga segera turun ke 33% setelah sempat melonjak menjadi 40%.

Bagi pasar kripto, pembalikan arah imbal hasil obligasi membantu $BTC dan aset berisiko lainnya terhindar dari aksi jual besar-besaran. Meski demikian, kehati-hatian masih menyelimuti pasar karena tekanan makro belum sepenuhnya mereda. 📊

#CPIWatch #Inflation #Fed #InterestRates