Tak ada yang bilang AI murah sekarang. Justru itulah intinya.

Koreksi sesungguhnya bukan terjadi ketika segelintir skeptis menyebutnya gelembung. Koreksi terjadi ketika investor paling optimistis akhirnya menyerah dan semua orang sepakat bahwa valuasinya terlalu tinggi.

Sekarang? Masih terlalu banyak yang percaya. Valuasinya memang sudah melambung, tapi keyakinan masih tinggi. Selama orang masih bertanya "apa ini gelembung?" alih-alih menjual sahamnya, kemungkinan besar kita belum mencapai puncak.

Perilaku klasik menjelang akhir siklus: semua orang tahu harganya mahal, tapi tak ada yang mau ketinggalan kenaikan berikutnya. Penurunan tajam terjadi saat rasa takut itu berbalik—ketika rasa takut melewatkan kenaikan terasa lebih ringan daripada bertahan saat harga anjlok.

Perhatikan posisi investor, bukan narasinya. Ketika para pendukung AI pun mulai mengurangi kepemilikan, itulah sinyalnya.