Tekanan jual besar selama empat tahun resmi berakhir hari ini, jumlah koin baru yang dirilis tiap bulan dipangkas 60% 🦖
📢 ⏰ 消息群里第一时间说
Rencana vesting selama empat tahun untuk kontributor inti Aptos dan investor awal berakhir pada 12 Oktober—tepat hari ini. Alokasi terakhir sudah didistribusikan pada 12 September. Menurut yayasan, jumlah token yang dirilis per bulan turun dari 11,31 juta APT menjadi 4,54 juta, berkurang sekitar 60%. Pelepasan tahunan turun dari 135,7 juta menjadi 54,5 juta token 📉
Kita perlu memahami dulu riwayatnya. Saat mainnet diluncurkan pada Oktober 2022, Aptos mengalokasikan 190 juta dari total pasokan awal 1 miliar token kepada kontributor inti dan 134,78 juta kepada pendukung awal. Totalnya 324,78 juta token, atau 32,48% dari pasokan awal. Aturannya: token dikunci selama 12 bulan, lalu dibuka secara bertahap setiap bulan selama 36 bulan. Selama beberapa tahun terakhir, 11,31 juta token dibuka setiap bulan secara tetap. Sebanyak 6,77 juta di antaranya mengalir kepada orang dalam yang mendapatkannya dengan biaya rendah. Mereka langsung menjual token setelah dibuka, sehingga terus menjadi tekanan di pasar.
Lalu, mengapa saya bilang cerita sebenarnya baru dimulai setelah hari ini? Karena keran token baru belum ditutup, hanya berpindah tangan. Ke depannya, 4,54 juta token tetap akan dirilis setiap bulan, seluruhnya berasal dari dua pool: komunitas dan yayasan. Masing-masing akan menerima seper 120 dari sisa alokasinya setiap bulan, dan jadwal ini akan berlangsung hingga 2032. Masih ada 331,69 juta APT yang terkunci di kedua pool tersebut. Pada 30 September, jumlah yang beredar mencapai 871,02 juta, sementara total pasokan mendekati 1,2 miliar. Artinya, penambahan pasokan ke depannya masih cukup besar.
Variabel kedua adalah staking. Sumber utama pasokan baru kini bergeser dari token yang dibuka menjadi imbalan staking. Tingkat imbalan tahunan turun dari 5,19% menjadi 2,6%, sehingga hanya sekitar 19,8 juta APT baru yang ditambahkan dalam setahun. Sekitar 763 juta APT—63% dari total pasokan—sedang di-stake pada validator. Untuk menjualnya, pemilik harus melewati periode unstaking hingga 14 hari. Kelebihannya, tekanan jual tidak akan langsung menghantam pasar. Kekurangannya, pasokan menjadi variabel yang bergerak lambat, sehingga reaksi harga bisa tertunda.
Variabel ketiga adalah pembakaran token. Aptos membakar seluruh biaya transaksi on-chain. Sejak peluncuran hingga pertengahan September tahun ini, sekitar 1,9 juta token telah dibakar. Pembaruan terbaru menaikkan biaya gas hingga 10 kali lipat, sehingga laju pembakaran akan meningkat signifikan. Batas maksimum 2,1 miliar token sudah dikunci lewat proposal. Proposal nomor 183 memperoleh 335,2 juta suara setuju, sementara suara menolak hanya sekitar 1.500.
Ada satu langkah lain yang mudah terlewatkan: yayasan mengumumkan akan mengunci secara permanen dan men-stake 210 juta APT, sekitar 37% dari kepemilikannya di mainnet. Token itu tidak akan dijual atau didistribusikan; imbalannya akan digunakan untuk mendukung operasional ⚖️ Dengan kata lain, yayasan mengubah dirinya dari calon penjual menjadi pemegang jangka panjang.
Sederhananya, ini bukan pengumuman kabar baik, melainkan perubahan gigi pada struktur pasokan. Ada tiga hal yang patut diperhatikan: pertama, gelombang pembukaan token yang berlangsung hingga 2032 berubah menjadi penambahan pasokan dari staking sekitar 20 juta token per tahun; kedua, yayasan mengunci token secara permanen dan menarik amunisinya sendiri dari pasar; ketiga, apakah pembakaran dan adopsi institusional mampu menyerap sisa penambahan pasokan. Dari sisi fundamental, aset dunia nyata on-chain di Aptos bernilai sekitar 723 juta dolar AS. Franklin Templeton dan BlackRock juga telah menerbitkan produk dana yang ditokenisasi di sana.
Kembali ke harga: APT saat ini sekitar 0,899 dolar AS, naik 2,54% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar sekitar 783 juta dolar AS. Pada saat yang sama, Bitcoin berada di 83.561 dolar AS dan Ethereum di 2.540 dolar AS. Di satu sisi, jumlah token yang dirilis dipangkas 60%; di sisi lain, kapitalisasi pasarnya masih di bawah 800 juta dolar AS dan harganya bertahan di bawah 1 dolar. Yang layak dipantau adalah apakah penambahan jumlah token yang benar-benar beredar setiap bulan nantinya memang akan turun 📈
Menurutmu, ini titik balik pasokan atau sekadar reli sentimen lagi? Yuk, bahas di kolom komentar.
Ketuk foto profil untuk menonton siaran langsung
Setiap hari, kami membawamu mengikuti topik hangat di pasar kripto. Bukan sekadar melihat apa yang terjadi dalam berita, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀
📢 ⏰ 消息群里第一时间说
Rencana vesting selama empat tahun untuk kontributor inti Aptos dan investor awal berakhir pada 12 Oktober—tepat hari ini. Alokasi terakhir sudah didistribusikan pada 12 September. Menurut yayasan, jumlah token yang dirilis per bulan turun dari 11,31 juta APT menjadi 4,54 juta, berkurang sekitar 60%. Pelepasan tahunan turun dari 135,7 juta menjadi 54,5 juta token 📉
Kita perlu memahami dulu riwayatnya. Saat mainnet diluncurkan pada Oktober 2022, Aptos mengalokasikan 190 juta dari total pasokan awal 1 miliar token kepada kontributor inti dan 134,78 juta kepada pendukung awal. Totalnya 324,78 juta token, atau 32,48% dari pasokan awal. Aturannya: token dikunci selama 12 bulan, lalu dibuka secara bertahap setiap bulan selama 36 bulan. Selama beberapa tahun terakhir, 11,31 juta token dibuka setiap bulan secara tetap. Sebanyak 6,77 juta di antaranya mengalir kepada orang dalam yang mendapatkannya dengan biaya rendah. Mereka langsung menjual token setelah dibuka, sehingga terus menjadi tekanan di pasar.
Lalu, mengapa saya bilang cerita sebenarnya baru dimulai setelah hari ini? Karena keran token baru belum ditutup, hanya berpindah tangan. Ke depannya, 4,54 juta token tetap akan dirilis setiap bulan, seluruhnya berasal dari dua pool: komunitas dan yayasan. Masing-masing akan menerima seper 120 dari sisa alokasinya setiap bulan, dan jadwal ini akan berlangsung hingga 2032. Masih ada 331,69 juta APT yang terkunci di kedua pool tersebut. Pada 30 September, jumlah yang beredar mencapai 871,02 juta, sementara total pasokan mendekati 1,2 miliar. Artinya, penambahan pasokan ke depannya masih cukup besar.
Variabel kedua adalah staking. Sumber utama pasokan baru kini bergeser dari token yang dibuka menjadi imbalan staking. Tingkat imbalan tahunan turun dari 5,19% menjadi 2,6%, sehingga hanya sekitar 19,8 juta APT baru yang ditambahkan dalam setahun. Sekitar 763 juta APT—63% dari total pasokan—sedang di-stake pada validator. Untuk menjualnya, pemilik harus melewati periode unstaking hingga 14 hari. Kelebihannya, tekanan jual tidak akan langsung menghantam pasar. Kekurangannya, pasokan menjadi variabel yang bergerak lambat, sehingga reaksi harga bisa tertunda.
Variabel ketiga adalah pembakaran token. Aptos membakar seluruh biaya transaksi on-chain. Sejak peluncuran hingga pertengahan September tahun ini, sekitar 1,9 juta token telah dibakar. Pembaruan terbaru menaikkan biaya gas hingga 10 kali lipat, sehingga laju pembakaran akan meningkat signifikan. Batas maksimum 2,1 miliar token sudah dikunci lewat proposal. Proposal nomor 183 memperoleh 335,2 juta suara setuju, sementara suara menolak hanya sekitar 1.500.
Ada satu langkah lain yang mudah terlewatkan: yayasan mengumumkan akan mengunci secara permanen dan men-stake 210 juta APT, sekitar 37% dari kepemilikannya di mainnet. Token itu tidak akan dijual atau didistribusikan; imbalannya akan digunakan untuk mendukung operasional ⚖️ Dengan kata lain, yayasan mengubah dirinya dari calon penjual menjadi pemegang jangka panjang.
Sederhananya, ini bukan pengumuman kabar baik, melainkan perubahan gigi pada struktur pasokan. Ada tiga hal yang patut diperhatikan: pertama, gelombang pembukaan token yang berlangsung hingga 2032 berubah menjadi penambahan pasokan dari staking sekitar 20 juta token per tahun; kedua, yayasan mengunci token secara permanen dan menarik amunisinya sendiri dari pasar; ketiga, apakah pembakaran dan adopsi institusional mampu menyerap sisa penambahan pasokan. Dari sisi fundamental, aset dunia nyata on-chain di Aptos bernilai sekitar 723 juta dolar AS. Franklin Templeton dan BlackRock juga telah menerbitkan produk dana yang ditokenisasi di sana.
Kembali ke harga: APT saat ini sekitar 0,899 dolar AS, naik 2,54% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar sekitar 783 juta dolar AS. Pada saat yang sama, Bitcoin berada di 83.561 dolar AS dan Ethereum di 2.540 dolar AS. Di satu sisi, jumlah token yang dirilis dipangkas 60%; di sisi lain, kapitalisasi pasarnya masih di bawah 800 juta dolar AS dan harganya bertahan di bawah 1 dolar. Yang layak dipantau adalah apakah penambahan jumlah token yang benar-benar beredar setiap bulan nantinya memang akan turun 📈
Menurutmu, ini titik balik pasokan atau sekadar reli sentimen lagi? Yuk, bahas di kolom komentar.
Ketuk foto profil untuk menonton siaran langsung
Setiap hari, kami membawamu mengikuti topik hangat di pasar kripto. Bukan sekadar melihat apa yang terjadi dalam berita, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya 👀🚀