📰 Jeonbuk Bank Korea meluncurkan program pinjaman won Korea yang dijamin aset digital pertama di industri perbankan Korea, dan pada tahap awal hanya ditujukan bagi nasabah korporasi.

Agunan yang diterima juga sudah ditentukan dengan jelas: hanya BTC, dan pinjaman hanya boleh digunakan untuk modal operasional perusahaan. Terus terang, ini berbeda dari orang biasa yang meminjam uang dengan menjaminkan kripto—lebih mirip langkah awal bank untuk menguji skema ini dalam pembiayaan perusahaan.

🔥 Hal yang cukup penting adalah bank tidak akan memegang atau mengelola BTC secara langsung. Aset tersebut akan disimpan oleh penyedia layanan aset virtual yang memenuhi syarat. Dengan begitu, keterlibatan bank dengan aset digital terbatas pada proses agunan pinjaman, sehingga operasionalnya lebih mudah dikendalikan.

💡 Jika perusahaan gagal bayar, bank juga tidak akan langsung mengambil BTC. Berdasarkan “Aturan Pelaksanaan Perdata” yang telah direvisi, agunan akan diuangkan melalui prosedur seperti lelang pengadilan, lalu hasilnya digunakan untuk memulihkan piutang.

Jeonbuk Bank telah menyelesaikan uji tekanan dan juga membangun sistem penilaian berdasarkan harga rata-rata tertimbang dari sejumlah bursa global. Tak disangka, langkah pertama bank tradisional dalam mengembangkan pinjaman aset digital adalah lebih dulu menetapkan prosedur penyimpanan, penilaian, dan penanganan gagal bayar.

🤔 Menurutmu, apakah pinjaman won Korea dengan jaminan BTC seperti ini nantinya akan lebih dulu populer dalam pembiayaan perusahaan, atau justru terhambat oleh kepatuhan regulasi dan volatilitas harga?

#BTC #韩国银行 #数字资产贷款 #KeuanganKripto