🦖 Raup US$1 miliar dalam sebulan. Koin privasi yang diawasi regulator selama sepuluh tahun justru menjadi tren baru ETF paling panas
📈 进群一起分析行情
Krista Lynch, kepala perdagangan Grayscale, menyadarkan pasar lewat satu kalimat: ETF kripto sedang meninggalkan era yang hanya diisi Bitcoin dan Ethereum.
Mari lihat faktanya. ETF spot Zcash Grayscale, ZCSH, melantai di NYSE pada Agustus tahun ini dan menarik aset hampir US$1 miliar dalam waktu sedikit lebih dari sebulan. Pada periode yang sama, Winklevoss bersaudara kembali mengajukan permohonan ETF Zcash baru kepada SEC, dengan kode WINK, yang direncanakan melantai di Nasdaq. Biaya pengelolaannya hanya 0,25%, dan penerbitnya berencana membeli unit produknya sendiri senilai hingga US$100 juta.
Informasi terpenting dari berita ini bukanlah Zcash itu sendiri, melainkan pernyataan Lynch lainnya: standar pencatatan umum SEC mencakup sekitar 15 token. Artinya, penerbit tak perlu lagi menunggu persetujuan satu per satu dan bisa langsung memilih aset dari 15 token tersebut untuk diluncurkan.
Sederhananya, selama dua tahun terakhir ETF kripto nyaris hanya menjadi panggung Bitcoin dan Ethereum. Kini, hambatannya mulai disingkirkan dan dana mulai mencari cerita pada koin-koin yang lebih kecil. Zcash kebetulan memenuhi dua syarat.
Pertama, harga. Dalam setahun terakhir, ZEC naik lebih dari tujuh kali lipat, kapitalisasi pasarnya sekitar US$23 miliar dan kini masuk sepuluh besar dunia. Pada Selasa, harganya sekitar US$1.354.
Kedua, narasinya. AI membuat pelacakan transaksi anonim di blockchain semakin murah dan cepat. Sebuah transaksi dari 2019 bisa dilacak hingga ke orang di balik alamatnya oleh perangkat lunak pada 2026. Riset Grayscale secara langsung menyebut kecemasan privasi yang muncul akibat AI sebagai gelombang ketiga kebutuhan akan privasi. Sementara itu, sekitar 4,9 juta koin kini tersimpan di pool terlindungi ZEC—hampir 29% dari total koin yang pernah ditambang sepanjang sejarahnya. 🛡️
Perbandingan yang paling menarik adalah ini: selama sepuluh tahun, koin privasi diawasi regulator di berbagai negara sebagai sarang pencucian uang. Bursa pun berkali-kali menghapusnya dari perdagangan. Kini, koin tersebut berganti kemasan dan masuk ke rekening pialang resmi dalam bentuk ETF. Koinnya sama, tetapi statusnya sepenuhnya berbeda.
Menurut saya, ini bukan sekadar reli Zcash, melainkan awal peralihan ETF kripto dari satu kategori ke banyak kategori. Aset yang lebih dulu tercakup dalam standar umum berpeluang meniru kurva aliran dana ETF Bitcoin. Tentu saja, risikonya juga ada: pertanyaan soal kepatuhan koin privasi belum terjawab. Belum ada yang berani menjamin bahwa pengungkapan selektif bisa memuaskan regulator. ⚠️
Menurutmu, apakah Zcash akan menjadi aset berikutnya yang terdongkrak ETF, atau justru menjadi api pertama yang padam dalam ekspansi ke berbagai kategori kali ini? Yuk, bahas di kolom komentar. 🔥
Ketuk foto profil untuk menonton siaran langsung.
Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti berita hangat Bitcoin dan pasar kripto. Bukan hanya melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya. 👀🚀
📈 进群一起分析行情
Krista Lynch, kepala perdagangan Grayscale, menyadarkan pasar lewat satu kalimat: ETF kripto sedang meninggalkan era yang hanya diisi Bitcoin dan Ethereum.
Mari lihat faktanya. ETF spot Zcash Grayscale, ZCSH, melantai di NYSE pada Agustus tahun ini dan menarik aset hampir US$1 miliar dalam waktu sedikit lebih dari sebulan. Pada periode yang sama, Winklevoss bersaudara kembali mengajukan permohonan ETF Zcash baru kepada SEC, dengan kode WINK, yang direncanakan melantai di Nasdaq. Biaya pengelolaannya hanya 0,25%, dan penerbitnya berencana membeli unit produknya sendiri senilai hingga US$100 juta.
Informasi terpenting dari berita ini bukanlah Zcash itu sendiri, melainkan pernyataan Lynch lainnya: standar pencatatan umum SEC mencakup sekitar 15 token. Artinya, penerbit tak perlu lagi menunggu persetujuan satu per satu dan bisa langsung memilih aset dari 15 token tersebut untuk diluncurkan.
Sederhananya, selama dua tahun terakhir ETF kripto nyaris hanya menjadi panggung Bitcoin dan Ethereum. Kini, hambatannya mulai disingkirkan dan dana mulai mencari cerita pada koin-koin yang lebih kecil. Zcash kebetulan memenuhi dua syarat.
Pertama, harga. Dalam setahun terakhir, ZEC naik lebih dari tujuh kali lipat, kapitalisasi pasarnya sekitar US$23 miliar dan kini masuk sepuluh besar dunia. Pada Selasa, harganya sekitar US$1.354.
Kedua, narasinya. AI membuat pelacakan transaksi anonim di blockchain semakin murah dan cepat. Sebuah transaksi dari 2019 bisa dilacak hingga ke orang di balik alamatnya oleh perangkat lunak pada 2026. Riset Grayscale secara langsung menyebut kecemasan privasi yang muncul akibat AI sebagai gelombang ketiga kebutuhan akan privasi. Sementara itu, sekitar 4,9 juta koin kini tersimpan di pool terlindungi ZEC—hampir 29% dari total koin yang pernah ditambang sepanjang sejarahnya. 🛡️
Perbandingan yang paling menarik adalah ini: selama sepuluh tahun, koin privasi diawasi regulator di berbagai negara sebagai sarang pencucian uang. Bursa pun berkali-kali menghapusnya dari perdagangan. Kini, koin tersebut berganti kemasan dan masuk ke rekening pialang resmi dalam bentuk ETF. Koinnya sama, tetapi statusnya sepenuhnya berbeda.
Menurut saya, ini bukan sekadar reli Zcash, melainkan awal peralihan ETF kripto dari satu kategori ke banyak kategori. Aset yang lebih dulu tercakup dalam standar umum berpeluang meniru kurva aliran dana ETF Bitcoin. Tentu saja, risikonya juga ada: pertanyaan soal kepatuhan koin privasi belum terjawab. Belum ada yang berani menjamin bahwa pengungkapan selektif bisa memuaskan regulator. ⚠️
Menurutmu, apakah Zcash akan menjadi aset berikutnya yang terdongkrak ETF, atau justru menjadi api pertama yang padam dalam ekspansi ke berbagai kategori kali ini? Yuk, bahas di kolom komentar. 🔥
Ketuk foto profil untuk menonton siaran langsung.
Setiap hari, kami mengajakmu mengikuti berita hangat Bitcoin dan pasar kripto. Bukan hanya melihat apa yang terjadi, tetapi juga memahami logika dan peluang di baliknya. 👀🚀