Imbal hasil Treasury 30 tahun baru saja menyentuh 5,73%—tertinggi sejak akhir 2000.

Ini bukan sekadar angka. Ini sinyal.

Biaya pinjaman meningkat di berbagai sektor. KPR, utang korporasi, pembiayaan pemerintah—semuanya makin mahal. Pasar obligasi memperhitungkan ekspektasi inflasi yang terus bertahan atau kekhawatiran serius tentang keberlanjutan fiskal.

Ini penting bagi saham. Imbal hasil yang lebih tinggi berarti:
• Saham perusahaan bertumbuh menghadapi tekanan valuasi yang lebih besar
• Saham pembayar dividen harus bersaing lebih ketat dengan aset bebas risiko
• Biaya modal perusahaan meningkat

Kita belum melihat suku bunga setinggi ini selama lebih dari dua dekade. Saat itu, gelembung dot-com sedang mengempis dan ekonomi tengah menuju resesi.

Situasinya berbeda sekarang, tetapi tekanannya nyata. Amati bagaimana pasar menyikapi hal ini.